Mahasiswa Purwokerto Gelar Aksi Saat Kedatangan Mendiknas

Mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi menggelar aksi massa saat kunjungan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh ke Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Mahasiswa menamakan diri Aliansi Mahasiswa Banyumas, yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi seperti Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Front Mahasiswa Nasional (FMN), BEM Fisip Unsoed, BEM UMP, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Pergerakan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

Tuntutan utama mahasiswa adalah menolak komersialisasi pendidikan, baik di sejumlah kampus di Purwekerto maupun di seluruh Indonesia. Mereka juga menuntut agar Mendiknas segera mencabut Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BOPP) karena dianggap illegal.

Di spanduk mahasiswa juga tercantum tuntutan untuk mencabut PP No.66 Tahun 2010 tentang pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan karena dianggap masih berbau komersialisasi pendidikan. “PP tersebut hanya melanjutkan klausul dalam UU BHP yang sudah dicabut. Kami menginginkan agar penyelenggaraan pendidikan itu gratis dan demokratis bagi seluruh rakyat,” ujar Tio, aktivis dari LMND.

Dalam kunjungannya, Mendiknas melakukan peresmian Auditorium Graha Widyatama di kampus Unsoed. Meskipun diwarnai aksi mahasiswa, namun Mendiknas terlihat sama sekali tidak menghiraukan tuntutan para mahasiswa.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut