Mahasiswa Kelautan Dan Perikanan Unhas Peringati Hari Nelayan Nasional

Puluhan mahasiswa Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin menggerlar aksi unjuk rasa untuk memperingati Hari Nelayan nasional yang jatuh setiap tanggal 6 April di pintu satu kampus Unhas, Senin (7/4).

Thalib selaku koordinator aksi dalam orasinya meminta semua pihak untuk mensejahterakan nelayan Indonesia yang dia anggap sebagai pahlawan protein bangsa. Menurutnya, pihak pemerintah yang paling bertanggung jawab atas masalah tersebut karena selama ini mengekuarkan kebijakan yang tidak pro kepada nelayan.

“Negara kita kaya akan sumber daya alam kelautannya, tetapi kenapa sampai saat ini nelayan kita belum sepenuhnya sejahtera. Semua ini terjadi karena kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada nelayan kita, seperti kebijakan impor garam, impor ikan dan pembangunan yang dilakukan pemerintah selalu merugikan nelayan,”ujar Thalib.

Sementara orator lainnya, Nizar Hardiansyah, menyampaikan bahwa kesehteraan nelayan juga masih sangat rendah akibat dari pendidikan, kesehatan yang tidak seperti di kota serta pertahanan laut Indonesia yang masih sangat lemah yang sangat memungkinkan orang dari luar negeri mencuri kekayaan laut bangsa Indonesia.

“Berikan subsidi BBM yang merata buat nelayan kita, berikan pendidikan dan kesehatan gratis dan layak di pulau-pulau kecil, seperti diketahui disana kesehatan dan pendidikannya masih jauh dari standar pendidikan yang layak. Kami juga pemerintah untuk segera menghentikan illegal fishing yang merugikan nelayan kita,” seru Nizar.

Selain melakukan orasi, puluhan mahasiswa yang melakukan aksi dibawah guyuran hujan ini membagikan selebaran yang berisi permasalahan nelayan serta tuntutan untuk mensejahterakan pahlawan protein bangsa Indonesia.

Tanti laponia (Mahasiswa kelautan Unhas angkatan 2011)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut