Mahasiswa Tarakan Serukan Pasal 33 UUD 1945

Menjelang pemilu legislatif pada tanggal 9 April mendatang, ratusan mahasiswa dan pemuda di kota Tarakan, Kalimantan Utara, menggelar aksi konvoi keliling kota, Senin (7/4/2013).

Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Kota Paguntaka ini mengajak rakyat Indonesia, khususnya warga kota Tarakan, untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif tanggal 9 April mendatang.

Edy Aspiansyah, salah seorang orator dalam aksi ini, mengajak warga Tarakan untuk memilih Caleg yang punya rekam jejak dalam memperjuangkan nasib rakyat dan berkomitmen terhadap kemandirian ekonomi nasional.

“Pemilu ini, suka atau tidak suka, menyangkut nasib kita dalam lima tahun kedepan. Jadi, gunakan hak pilihmu untuk memilih caleg yang benar-benar memperjuangkan nasib rakyat,” kata Edy.

Lebih jauh Edy mengungkapkan, salah satu persoalan terbesar bangsa ini sekarang, termasuk di Tarakan, adalah penguasaan sumber daya alam kita oleh modal asing.

Karena itu, Edy menyerukan agar rakyat juga memilih Caleg dan partai yang memperjuangkan pasal 33 UUD 1945. Sebab, bagi dia, pasal 33 UUD 1945 merupakan solusi untuk mengembalikan kekayaan alam ke tangan rakyat dan membangun ekonomi nasional yang berdikari.

Sementara itu, orator dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Mistang, mengajak warga kota Tarakan untuk tidak golput pada pemilu legislatif mendatang. Ia juga menyerukan agar rakyat memilih Caleg yang benar-benar berkomitmen memperjuangkan nasib rakyat.

Dalam aksi ini, massa aksi Aliansi Gerakan Rakyat Kota Paguntaka sempat berhenti di sejumlah titik, seperti di depan Grand Mall Tarakan dan Jalan Mulawarman. Selain menggelar orasi secara bergantian, massa aksi juga membagi-bagikan selebaran kepada masyarakat luas.

Aliansi ini merupakan gabungan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Orang Indonesia (OI), Partai Rakyat Demokratik (PRD), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), dan IKAMI Sulsel.

Halidin Palim

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut