Konser Mengenang Legenda Lagu Rakyat AS Woody Guthrie

Anda sering dengar lagu “This Land is Your Land”? Lagu itu sering dinyanyikan penyanyi lagu rakyat semisal Peter Seeger, rocker Bruce Springsteen, atau Tom Morello. Lagu rakyat Amerika itu sebetulnya diciptakan oleh seorang radikal bernama Woody Guthrie.

Untuk mengenang legenda musik rakyat ini, yang pada tahun ini memasuki 100 tahun, digelar sebuah konser musik di Grammy Museum di Los Angeles, California. Para penyanyi rock dan penyanyi folk dari berbagai usia dan aliran berkumpul untuk mengenang Woody Guthrie.

Tom Morello tampil juga di acara ini. Ia muncul di tengah-tengah acara dan langsung membuka penampilannya dengan lagu Bruce Springsteen, The Ghost of Tom Joad. Lalu, Morello diundang lagi oleh Van Dyke Parks, Jackson Browne, Graham Nash untuk menyanyikan salah satu lagu Woody Guthrie, Ease My Revolutionary Mind.

Tom Morello, yang mengaku sangat dipengaruhi Woody Guthrie, menyebut legenda lagu rakyat Amerika itu sebagai “roh yang selalu menginspirasi gerakan keadilan sosial di seluruh dunia.” Sedangkan Nash berusaha menyanyikan lagu barunya tentang Bradley Manning, seorang tentara AS yang dituding membocorkan dokumen rahasia untuk Wikileaks.

Akhirnya, Tom Morello menutup acara malam itu dengan memimpin semua artis untuk menyanyikan lagu terkenal Woody Guthrie, This Land is Your Land.

Woody Guthrie adalah salah seorang legenda musik rakyat Amerika. Ia dilahirkan pada tahun 1912 dan meninggal pada tahun 1967. Will Kaufman, penulis buku “Woody Guthrie, American Radical”, menggambarkan Guthrie sebagai penyanyi lagu rakyat yang tidak didorong oleh komitmen abstrak tentang keadilan, tetapi dengan visi ekonomi kerjasama terencana, dimana rakyat bisa terpenuhi semua kebutuhannya.

Guthrie sendiri menempatkan dirinya dalam komitmen perjuangan untuk sosialisme. Ia mengaku menulis lagu untuk membantu klas pekerja mengetahu lebih banyak hal dan bangkit untuk dunia yang lebih baik. Lagu-lagu Woody Guthrie banyak memprotes ketidakadilan sosial, menentang eksploitasi tenaga kerja, dan melawan fasisme.

Ia sering menulis sebuah kolom khusus, Woody Sez, di koran People’s World  dan Daily Worker—keduanya koran milik Partai Komunis Amerika Serikat. Seiring waktu, Guthrie makin dekat dengan aktivis komunis dan sering menulis. Tetapi ia kesulitan untuk memahami persoalan-persoalan teoritis marxisme. Sesekali ia berusaha menulis catatan mengenai tulisan Lenin, Persoalan Agraria. Ia berkeinginan membawa semua pemikiran Marx-Engels, Lenin, Stalin, Wilkie, Roosevelt dan Earl Browder ke dalam pemikirannya.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Hello – Saya Will Kaufman, penulis buku “Woody Guthrie, American Radical”. Ada satu kesalahan kecil: Guthrie meninggal pada tahun 1967, tidak 1963. (Bahasa Indonesia saya tidak bagus! Saya tinggal Palembang 1988-1990, dosen pendidikan bahasa Inggris, Universitas Sriwijaya. Saya lupa banyak kata-kata bahasa, tetapi saya tidak pernah lupa indah Indonesia atau semua orang ramah di Palembang.) Salam! – Will Kaufman

  • Dominggus Oktavianus

    Hai Will, senang anda mampir membaca. Saya Dominggus, salah satu redaktur di berdikari online. Tampaknya koreksi anda sudah dibenarkan oleh redaksi. Terima kasih.

    Bahasa Indonesia anda masih sangat baik.

    Salam!
    –Dominggus Oktavianus