Ibu-ibu Ajak Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM akan sangat membebani kehidupan rakyat. Dampak paling nyata dari kenaikan harga BBM adalah kenaikan harga barang kebutuhan rakyat, kenaikan tariff transportasi, naiknya sewa kamar/rumah, dan PHK massal.

Hal inilah yang mendorong sejumlah ibu-ibu di Makassar, Sulawesi Selatan, mengajak massa mahasiswa menolak kenaikan harga BBM. Ibu-ibu ini menggelar mimbar bebas di dalam kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

“Saat ini kehidupan rakyat sudah sangat susah. Kalau harga BBM dinaikkan lagi, maka sudah pasti kesulitan hidup rakyat bertambah. Kami berharap mahasiswa bergabung dengan kami menolak kenaikan harga BBM,” kata Saida Aras, seorang ibu rumah tangga saat berorasi.

Saida Aras, yang juga aktivis Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), mengatakan, mahasiswa tidak bisa berpangku tangan melihat penderitaan rakyat yang semakin berat dan makin sulit.

“Kalian tidak bisa melupakan rakyat. Anggaran pendidikan sebagian besar adalah pajak yang dibayar oleh rakyat. Kembalilah ke pangkuan rakyat dan berjuanglah bersama rakyat. Kita harus melawan kebijakan menaikkan harga BBM ini,” tegas Saida Aras dalam orasinya.

Siang (21/3/2012) tadi, puluhan aktivis Gerakan Rakyat untuk Kemerdekaan Nasional (Graknas) menggelar mimbar bebas di Tugu Kampus Unhas Tamalanrea. Dalam aksi ini, perwakilan dari berbagai organisasi Graknas melakukan orasi secara bergantian.

Mimbar bebas ini berlangsung di tengah guyuran hujan. Meski begitu, massa aksi tetap bersemangat untuk melanjutkan aksinya. Setelah beberapa jam menggelar mimbar bebas, massa aksi pun bergegas menuju pintu I Unhas.

Massa pun berbaris sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan menuju pintu I Unhas. Namun, keinginan massa aksi menggelar aksi di depan pintu I Unhas dibatalkan karena di lokasi tersebut sudah ada puluhan mahasiswa yang menggelar aksi dengan merusak dan membakar mobil pengangkut minuman kemasan.

ARHAM T

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut