Desainer Rusia Rancang ‘Fashion’ Demonstran

Kebangkitan gerakan protes di Rusia telah memicu minat sejumlah desainer untuk merancang fashion khusus untuk demonstran. Lebih unik lagi, fashion itu akan dirancang sesuai pandangan politik masing-masing.

“Menghadiri protes massa menjadi trend baru sekarang. Tidak ada keraguan tentang itu,” kata Aleksandr Arutyunov, desainer Rusia yang mulai mempromosikan fashion dan protes jalanan via online.

Melalui blog pribadinya, desainer kelahiran Georgia ini berjanji akan menyatukan antara fashion dan revolusi. Sejauh ini, ide Arutyunov adalah bagaimana pakaian protes menunjukkan pandangan politik seseorang.

Sebagai contoh, Partai Rusia Bersatu, yang beraliran nasionalis, dianggap cocok dengan warna biru yang mencolok, dengan perpaduan jam rolex dan Pierre Cardin berbulu.

Ia juga menyarankan agar pendukung Partai Sosial Demokrat menggunakan pakain coklat kegelap-gelapan. Sedangkan Right Cause, yang beraliran liberal dan pro-pasar, dianggap cocok dengan warna abu-abu.

Lalu, terhadap partai Yabloko, yang sosialis liberal, dianjurkan menggunakan hijau dengan ‘chic santai’.

Lantas, apa yang cocok dengan pendukung partai Komunis? Kata Arutyunov, mereka tidak perlu memutar otak. “Mereka pasti akan memilih merah. Itu kombinasi yang bagus,” katanya.

Berbagai bentuk kreatifitas memang sering muncul di tengah kebangkitan massa. Sebelumnya, seorang icon fashion Rusia, Karl Lagerfeld, membuat karikatur Vladimir Putin mengenakan mahkota.

Karikatur itu diberi nama “Putin’s Dream”.  Ia juga pernah membuat lukisan ratu Elizabeth II dengan slogan: “Sekali menjadi ratu, selamanya menjadi ratu.”

ALI RAHMAN

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut