Semarang, Berdikari Online – Pemerintah Kabupaten Jepara kembali menjalankan program “Bupati Jepara Ngantor di Desa” sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kali ini, kegiatan digelar di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan dipusatkan di kawasan cagar budaya Punden Mbah Suto Jiwo dan dihadiri Bupati Jepara bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga ratusan warga.
H. Witiarso Utomo, Bupati Jepara mengatakan program tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan publik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
“Program Ngantor di Desa ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi bentuk komitmen pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar, melayani, dan mencari solusi bersama,” ujar Witiarso dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
Dalam kegiatan itu, Pemkab Jepara menghadirkan berbagai layanan publik terpadu, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, konsultasi kesehatan, hingga layanan sosial lainnya. Stand pelayanan kesehatan yang difasilitasi Puskesmas Bangsri I menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi warga.
Selain pelayanan publik, kegiatan tersebut juga menjadi wadah promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah olahan rumput laut “Dewi Bondo” berbahan dasar latoh khas pesisir Desa Bondo.
Pemkab Jepara juga menekankan pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman pohon serta promosi destinasi wisata desa.
Pada kesempatan yang sama Ary Bachtiar, S.T., M.T selaku sekretaris Daerah Kabupaten Jepara menyebut pendekatan jemput bola menjadi strategi pemerintah untuk mempercepat penyelesaian persoalan di masyarakat.
“Lewat dialog langsung seperti ini, pemerintah bisa mengetahui kebutuhan warga secara nyata, mulai dari persoalan infrastruktur, pengelolaan sampah wisata, hingga penguatan sektor pertanian,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Jepara bersama Baznas juga menyalurkan bantuan sosial melalui program “Jepara Makmur”, berupa bantuan modal usaha, paket sembako, alat penunjang usaha mikro, hingga bantuan jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan.
Kegiatan ditutup dengan dialog terbuka bersama para kepala desa se-Kecamatan Bangsri untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan usulan pembangunan daerah.
(Dedi K)


