Besok, Ribuan Warga Tanah Merah ‘Duduki’ Kantor Mendagri

Ribuan warga Tanah Merah, Plumpang, Jakarta Utara, berencana menduduki kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), besok, 9 Januari 2012. Mereka menuntut pemberian KTP- elektronik bagi warga tanah merah sesuai domisili.

Aksi ini akan dimulai pukul 09.00 WIB. Massa akan bergerak menumpang puluhan bus dari kediaman mereka di Jakarta Utara menuju kantor Mendagri di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

“Sampai saat ini, 35.000-an jiwa warga tanah merah belum diakui haknya sebagai warga negara. Mereka belum punya KTP dan hak-hak kependudukan lainnya. Mereka juga luput dari program e-KTP,” kata Mohamad Huda, koordinator Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB).

Menurut Huda, program E-KTP mestinya juga berjalan di Tanah Merah. Apalagi, program E-KTP merupakan program nasional. Sedangkan warga Tanah Merah juga adalah warga negara yang sudah berdiam puluhan tahun di lokasi tersebut.

Pada kenyataannya, kata Huda, baik Mendagri maupun aparat di bawahnya, seperti Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakut, mengecualikan warga tanah merah dalam mengakses kebijakan tersebut.

Dalam aksi besok, warga Tanah Merah tidak akan meninggalkan kantor Mendagri sebelum mendapat jawaban konkret: Mendagri menerbitkan E-KTP untuk seluruh warga Tanah Merah.

Selain membawa tuntutan soal E-KTP, warga tanah merah juga menuntut pengesahan lembaga RT/RW.

Selain warga tanah merah, massa Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) juga akan bergabung dalam aksi ini. SRMI memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Tanah Merah.

ULFA ILYAS

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut