Baru Diluncurkan, Film “The Founding of a Party” Menarik 3 Juta Penonton

Baru saja diluncurkan pada awal Juni lalu, film “The Founding of a Party” sudah menggaet separuh dari penonton film bioskop di Tiongkok. Film garapan ‘Tiongkok Film Group’ ini dikabarkan sudah ditonton lebih dari tiga juta orang hanya sesaat setelah diluncurkan.

Film ini diproduksi khusus untuk memperingati 90 tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok. Sebagaimana dengan film “ The Founding of a Republic” sebelumnya, film garapan sutrarada Huang Jianxin dan Han Sanping ini bertabur bintang film kenamaan Tiongkok, seperti aktor kawakan Chow Yun Fat, Andy Lau, sutradara action Hollywood John Woo, aktor muda Hongkong Daniel Wu, juga aktor sekaligus penyanyi berbakat Taiwan Wang Lee Hom, serta artis cantik Fang Bing Bing.

Pihak Tiongkok Film Group berharap bahwa film ini meraih sukses besar, bahkan kalau bisa melewati sukses yang pernah diraih oleh “Founding of a Republic”. Film Founding of a Republik bisa menggaet 3 juta penonton dan berhasil mengumpulkan pembelian tiket sebesar 420 juta yuan.

Film ini juga sekaligus untuk membayar kerinduan sekian banyak orang tua dan anak muda Tiongkok akan sosok Mao Tse Tung. Bagi banyak orang, kesuksesan besar yang diraih Tiongkok hari ini tidak lepas dari jasa-jasa Mao dan para pendiri partai lainnya.

PKT sendiri mulai muncul secara illegal setelah dideklarasikan oleh 13 orang di atas sebuah perahu di timur Tiongkok. Hari ini, dalam ulang tahunnya yang ke-90, PKT telah menjadi partai terbesar di dunia, dengan lebih dari 30 juta orang anggota resmi.

Film ini diharapkan juga membangkitkan kembali semangat rakyat untuk kembali kepada jalur revolusi. “Dalam genarasi Mao, semangatnya adalah melayani rakyat. Sekarang semua orang punya mata yang tertuju pada uang,” ujar Shang, 56 tahun.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Togar

    Semoga Influence sosok Soekarno yang “Real” bisa difilmkan

  • Banyak kisah tokoh nasional kita yang inspiratif. Bisa di-film-kan dengan jujur dan menarik. Begitu pula sejarah nasional kita. Banyak menyimpan penggalan-penggalan kisah yang humanis. Siapa mau mem-film-kannya?