Bakar Ban: LMND Tuban Tuntut SK 188/2010 Dicabut

TUBAN (BO): Puluhan aktivis mahasiswa Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) melakukan aksi massa di depan kantor DPRD kabupaten Tuban jumat (20/1). Aksi tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan terhadap masyarakat Lambu, Bima, NTB atas terjadinya tragedi pelabuhan Sape.

Tuntutan dalam aksi tersebut merupakan sebuah bentuk dukungan terhadap Rakyat Bima yang terenggut haknya atas diterbitkan SK berdarah Bupati Bima No. 188.45/357/004/2010 tentang pemberian IUP kepada PT. Sumber Mineral Nusantara. Selain itu, massa aksi juga menuntut anggota Dewan DPRD II Tuban memberikan dukungan terhadap penolakan pembentukan panitia khusus penuntasan konflik agraria oleh DPR RI yang seyogyanya tidak mempunyai otoritas eksekusi, yudikasi dan legislasi dalam penuntasan problem agraria di Indonesia.

Koordinator lapangan, Hendrik Kurniawan dalam orasinya mengatakan, pihaknya mendesak agar anggota dewan juga ikut sepenuhnya mendorong Pemerintah untuk segera membentuk Panitia Nasional Penyelesaian Konflik Agraria yang dibangun dari fondasi Front Persatuan Nasional dan melibatkan partisipasi Rakyat sampai dengan di tingkatan desa,” tegasnya.

Para demonstran disambut baik oleh anggota dewan yang pada saat itu masih bertugas di kantor DPRD. Dari semua fraksi yang ada, tiga fraksi yang menyatakan dukungan terhadap aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut adalah Budi Hari Utomo dan Cipto dari fraksi Golkar. Sementara dari fraksi Gerindra diwakili oleh Nurhadi. Sedangkan mewakili fraksi PDI Perjuangan.

“kami mewakili anggota dewan yang ada di DPRD Tuban menyatakakan dukungan terhadap tuntutan mahasiswa mengenai pencabutan SK Bupati Bima Nomor 188/2010 dan mendukung sepenuhnya atas penolakan terhadap pembentukan Pansus Penyelesaian Agraria oleh DPR RI sekaligus mendorong pemerintah pusat untuk segera membentuk Panitia Nasional Penyelesaian Konflik Agraria yang dibangun oleh fondasi Front Persatuan Nasional dan melibatkan partisipasi rakyat,” ujar Budi Hari Utomo.

Sebelum membubarkan diri massa aksi juga sempat membakar ban bekas serta poster-poster tuntutan yang bertujuan untuk memberikan semangat kepada seluruh Rakyat untuk terus melakukan perlawanan terhadap ketertindasan,dengan simbol api yang membara.

Syaiful

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut