Ana Tijoux dan Lagu Barunya Yang Memprotes Perdagangan Bebas

Ana Tijoux.jpg

Ana Tijoux adalah musisi hip-hop asal Chile. Belakang ini namanya berkibar di belantara musik Amerika Latin dan Amerika Serikat lantaran lagu-lagunya yang mengandung ‘protes’.

Ana Tijoux memang tidak pernah memisahkan musiknya dengan tugas menyuarakan persoalan rakyat. Baginya, suara rakyat itu adalah nutrisi tersendiri bagi karya-karyanya.

Dalam lagunya, En Paro, ia menyebut lagu protes sebagai Manifesto politiknya. Pada tahun 2012, ia meluncurkan album ketiganya yang berjudul La Bala atau “peluru”. Katanya, album ini berisi lagu-lagu yang menembak langsung kepada kekuasaan yang menyebabkan kesenjangan dan ketidakadilan.

Di dalam album itu, ada lagunya yang berjudul “Shock”, yang sempat menjadi lagu kebangsaan gerakan mahasiswa dan rakyat Chile ketika memprotes liberalisasi pendidikan di Chile. Lagu ini sangat diinspirasi oleh buku karya Naomi Klein, The Shock Doctrine.

Dan baru-baru ini Ana Tijoux kembali meluncurkan lagu berjudul “No al TPP”. Dengan gaya Bossa Nova, Ana mengeritik agenda perdagangan bebas yang melibatkan negerinya. TPP mengacu pada Trans-Pacific Strategic Economic Partnership, yakni sebuah agenda perdagangan bebas yang melibatkan 12 negara di pasifik, seperti Peru, Chili, Mexico, Amerika Serikat, Kanada, Vietnam, Malaysia, Singapura, Brunei, Jepang, Australia dan Selandia Baru.

Ia menuding perjanjian itu diputuskan secara sepihak, tanpa meminta persetujuan rakyat Chile. Ia melihat agenda perdagangan bebas itu hanya membawa kepentingan korporasi multinasional dan menegakkan dominasi negara-negara kaya terhadap negeri miskin.

Ana Tijoux—nama aslinya: Anamaria Merino–adalah anak seorang exile. Orang tuanya adalah aktivis kiri di masa pemerintahan Allende yang dikejar-kejar di masa kediktatoran Pinochet.

Anda bisa menyimak lagunya di: http://www.youtube.com/watch?v=OBLtU-X5oVk#t=166

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut