Aksi Tolak Skorsing Di Unhas Dibubarkan Satpam

Aksi massa puluhan mahasiswa Unhas yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa untuk Keadilan (AMUK) di pelataran Rektorat Unhas (24/4/2013). (Foto: Identitas Unhas/esa ramadana)

Aksi massa puluhan mahasiswa Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Untuk Keadilan (AMUK), di pelataran Rektorat Universitas Hasanuddin, Jumat (26/4), dibubarkan paksa oleh puluhan Satpam Kampus dan preman.

Akibatnya, sejumlah mahasiswa mengalami luka akibat dipukul. Tiga diantaranya, termasuk koordinator lapangan (Korlap) aksi, mengalami luka cukup serius.

Menurut laporan Lingkar Advokasi Mahasiswa Unhas, pada saat melakukan pemukulan, sejumlah Satpam Kampus menggunakan benda tumpul. Kejadian itu berlangsung di sekitar pelataran Rektorat Unhas Tamalanrea.

Awalnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam AMUK ini menggelar aksi damai di depan Rektorat. Mereka menuntut pencabutan skorsing sewenang-wenang terhadap enam mahasiswa.

Selain itu, aksi ini menuntut transparansi kinerja komdis dalam penyelesaian masalah skorsing. “sanksi ini harus dicabut karena bertolak belakang dengan aturan dan mekanisme komdis,” kata seorang mahasiswa yang berorasi.

Awalnya, aksi ini berjalan damai. Sementara tiga perwakilan mahasiswa menemui Rektor dan Pembantu Rektor (PR) III, mahasiswa lainnya tetap menggelar orasi secara bergantian.

Sayangnya, upaya mahasiswa itu menemui jalan buntu. Pihak Rektorat tak kunjung menemui mahasiswa. Akhisnya, massa aksi pun berusaha merengsek masuk. Pada saat itulah terjadi penyerangan dan pembubaran terhadap aksi mahasiswa.

Aksi mahasiswa Unhas ini sudah berlangsung lama. Sebelumnya, tepatnya sejak 25 Maret 2013 lalu, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam AMUK ini menduduki kantor Dekanat  Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin.

Memprotes pemberian skorsing terhadap sejumlah mahasiswa. Menurut kronologis yang disebarkan oleh AMUK, para mahasiswa itu diskorsing karena dianggap melakukan penghinaan terhadap pejabat Fakultas pada saat pengkaderan mahasiswa.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut