Agus Jabo: Kita Mengalami Ketidakadilan Agraria

Meskipun Indonesia sudah hampir 71 tahun, tetapi ketidakadilan masih masih mencekik kehidupan rakyatnya. Tidak terkecuali ketidakadilan agraria.

Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik Agus Jabo Priyono mengungkapkan, sebanyak 159 juta hektar tanah di Indonesia dikuasai oleh swasta. Ironisnya, hanya 11 persen yang punya status izin clear and clean.

“Jadi, modal swasta itu banyak menyalahgunakan izin untuk menguasai tanah,” kata Agus Jabo dalam Rapat Umum Gerakan Nasional Pasal 33 UUD 1945 di Kuta Tandingan, Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang, Minggu (29/5/2016).

Sebaliknya, lanjut dia, 95 persen dari 26 juta keluarga petani di Indonesia hanya menguasai tanah antara 0,25 hingga 0,3 hektar.

“Kalau rakyat tidak menguasai tanah, rakyat tidak akan menguasai kehidupan. Kalau tanah hanya dikuasai pemilik modal, rakyat hanya akan menjadi budak-budak atau gembelnya para pemilik modal,” tegasnya.

Agus Jabo menegaskan, penguasaan tanah ditangan segelintir orang itu bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, khususnya pasal 33 UUD 1945.

Padahal, kata Agus Jabo, di dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa tujuan pendirian Republik Indonesia adalah memajukan kesejahteraan umum.

“Umum itu siapa? Ya, seluruh rakyat Indonesia. Termasuk kaum tani di Kuta Tandingan,” jelasnya.

Masalahnya, lanjut Agus Jabo, seringkali penyelenggaraan negara tidak taat azas. Kata dia, negara kita punya Pancasila dan UUD 1945, tetapi tidak dijalankan oleh penyelenggara negara.

Karena itu, Agus Jabo berharap, peringatan Hari Lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni mendatang menjadi momentum bagi Bangsa Indonesia untuk memenangkan kembali Pancasila.

“Mari menangkan Pancasila. Caranya: kembalikan Pancasila sebagai dasar sekaligus filosofi bangsa. Jalankan semangat gotong-royong untuk membangun bangsa,” jelasnya.

Rapat Umum ini dihadiri oleh 2000-an orang petani dari kecamatan Teluk Jambe Barat. Juga menghadirkan juga Ketua Umum Serikat Tani Nasional (STN), Ketua Serikat Tani Teluk Jambe Bersatu (STTB), dan pemerintah setempat.

Acara juga ini dirangkaikan dengan pelantikan massal anggota baru PRD di Kabupaten Karawang. Pembacaan Ikrar anggota baru PRD dipimpin langsung oleh Ketua Umum PRD.

Hendrik Kurniawan

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut