Serang, Berdikari Online-Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Wilayah Banten menemui Kantor Wilayah Hak Asasi Manusia (Kanwil HAM) Banten dalam audiensi yang digelar di kantor wilayah Kementerian HAM Banten pada Senin,12 Oktober 2026.
Audiensi dipimpin Ketua Eksekutif Wilayah LMND Banten, Faridhotul Jannah, untuk mendorong pemenuhan hak dasar masyarakat, termasuk akses terhadap pendidikan. Ia mengawali pemaparan dengan menyoroti warga yang kesulitan mengakses air bersih di sejumlah daerah, khususnya di Kecamatan Pandeglang. Ia juga membawa persoalan konflik agraria yang dialami petani di Cibaliung dan Cigeulis.
“Kami melihat warga di beberapa daerah, khususnya Kecamatan Pandeglang, masih sulit mengakses air. Di Cibaliung dan Cigeulis, petani juga terdampak konflik agraria. Semua ini menyangkut bagaimana masyarakat terdampak bisa mendapatkan hak dasarnya,” ujar Faridhotul Jannah
Ia menilai pemenuhan hak dasar tersebut berkaitan erat dengan masa depan generasi muda. “Hak dasar ini berkorelasi dengan bagaimana generasi muda dapat mengakses hak dasar lainnya, seperti kesehatan, kelayakan hidup, dan pendidikan,” lanjutnya.
Sementara itu, Bendahara Eksekutif Wilayah LMND Banten, M. Wasal Falah, menyinggung sosialisasi program unggulan bidang hukum dan HAM.
“Kami menyoroti bagaimana sosialisasi program unggulan di bidang hukum dan HAM berjalan, mulai dari Rencana Aksi Nasional HAM atau RANHAM hingga pembinaan masyarakat desa untuk meningkatkan kesadaran hukum,” kata Falah
Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hak Asasi Manusia (Kanwil HAM) Dr. Menase Kadepa, S.E., M.Si. menyambut hangat kedatangan para mahasiswa.
“Kami senang atas kedatangan teman-teman mahasiswa LMND yang peduli terhadap berbagai isu masyarakat,”
Menanggapi persoalan yang disampaikan, ia merujuk UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
“Dalam undang undang itu disebutkan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Tentunya isu yang dibawa rekan rekan LMND saling berkaitan,” tuturnya.
Kanwil HAM Banten pun membuka pintu kerja sama dengan berbagai pihak. “Kami menerima semua stakeholder untuk dapat bersinergi, terkhusus kepada mahasiswa, agar bersama menangani persoalan ini,” katanya.
Di akhir audiensi, LMND Banten berharap pertemuan ini berlanjut pada kerja sama dan pengawalan bersama atas persoalan yang disampaikan.
(Amir)


