Sejumlah Organisasi Di Bandung Tuntut SBY-Budiono Mundur

Sejumlah organisasi politik dan pergerakan di Bandung, Jawa Barat, menuntut agar rejim SBY-Budiono segera turun dari jabatannya. Mereka menganggap dua periode kekuasaan SBY hanya membawa bangsa Indonesia kian tepuruk.

Aliansi yang mengatasnamakan Komite Penyelamat Bangsa ini menggelar aksinya di Gedung Sate Bandung, Rabu, 26 Oktober 2011. Dalam pernyatannya, aliansi ini menganggap rejim SBY sebagai kolaborator dari dua kekuatan busuk, yaitu antek imperialis dan koruptor.

“Hari ini rakyat benar-benar sedang dibodohi dengan suguhan korupsi kepala daerah, korupsi anggota dewan, kasus suap jaksa, korupsi menteri dan mafia anggaran,” ujar Dedi Fauzi, salah satu jubir dari aliansi ini.

Aksi ini sempat berlangsung tegang. Pemicunya adalah penolakan empat orang perwakilan DPRD Jabar untuk membacakan pernyataan sikap aliansi. Zulkifli, seorang dari empat anggota DPRD itu, mengaku tidak bersedia membaca pernyataan sikap itu karena dirinya terikat tata-tertib lembanganya.

Sementara mahasiswa tetap menekan agar keempat anggota DPRD itu segera membacakan pernyataan sikap itu. Menghadapi tekanan dari puluhan massa aksi ini, keempat anggota DPRD itu memilih meninggalkan massa aksi. Massa aksi pun langsung mencemooh mereka.

Seusai ditinggalkan keempat anggota DPRD itu, massa Komite Penyelamat Bangsa ini pun memilih untuk membubarkan diri. Mereka berencana akan menggelar aksi massa dengan massa yang lebih besar lagi.

Komite Penyelamat Bangsa merupakan gabungan dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Partai Rakyat Demokratik (PRD), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut