Rock ‘Seduluran’ Bergema di Kota Pekalongan

Tanggal 3-4 Desember 2016 lalu, Komunitas musik rock Jecovers Betmen menggelar pentas musik rock bertajuk “Anniversary #4” bertempat di Warung Apresiasi Seni, Komplek Gelanggang Olahraga dan Seni jalan Jatayu, Pekalongan, Jawa Tengah. Acara ini adalah syukuran sekaligus peringatan ulang tahun komunitas penggemar Jecovox ini.

Kerumunan anak-anak muda berkaos hitam-hitam memenuhi kursi-kursi tak jauh dari panggung utama. Sebagian besar khusyuk menyimak musik rock yang menghentak, sebagiannya lagi ber-head banging (joged ala musik rock dengan cara menggoyang kepala keatas dan kebawah mengikuti beat musik) di depan panggung. Karena tempat acara berkonsep warung apresiasi yang tidak begitu luas, maka 300-an massa rocker yang datang tak semua bisa tertampung di area utama. Alhasil, mereka membentuk kumpulan-kumpulan di sekitar pintu masuk lokasi acara.

Berdikarionline.com berkesempatan mewawancarai Ketua Panitia Acara “Anniversary #4, Izzy Framana Rizqy (biasa dipanggil Izzy Betmen). Berikut petikan wawancaranya:

Bisa jelaskan acara ini lengkapnya seperti apa?

Ya..acara “Anniversary #4” ini dalam rangka 4 tahun Jecovers Betmen. Sebelum panggung musik kita gelar di Wapres ini, kemarin tanggal 3 desember di “Kandang Betmen” (sebutan untuk markas Jecovers Betmen) di jalan Hayam Wuruk, Kauman ada syukuran, potong tumpeng, potong kue ulang tahun.

Dulu sih awalnya kami bernama Boomers Pekalongan, tapi paska terjadi perpecahan di grup musik Boomerang kami memutuskan untuk mengganti nama menjadi Jecovers Betmen Pekalongan.

Acara Anniversary #4 hari ini dari mana saja penampil yang datang?

Untuk band-band yang tampil ada dari Magelang, Jepara, Jakarta, Pemalang, Salatiga dan band-band indie dari Pekalongan sendiri. Untuk list band penampil antara lain: Tissue Magic (Pekalongan), Areafi (Pekalongan), Mutilation Bleeding (Pekalongan), Graff Rock (Pemalang), Pelangi Band (Pemalang), JN’I (Pemalang), Cemonk N’ Friends (Comal), Betmen and Friends (gabungan dari kota Pekalongan – Semarang dan Jepara), Johny Booms (Jakarta) dan masih banyak lagi.

Anniversary #4 ini apakah ada sponsor pendanaan? Kalau tidak ada bagaimana untuk sewa tempat, sewa sound system, transport band yang datang dari jauh, dan bagaimana mereka menginap?

Sebelumnya saya sampaikan juga bahwa acara ini rutin kami selenggarakan tiap tahun dan tidak ada sponsor sama sekali. Untuk pendanaan kita ambil dari uang kas dan hasil penjualan kaos acara. Sisanya, ya.. gotong-royong bantingan antar jaringan komunitas musik yang ada.

Semua band pengisi acara gratis, bentuk support dari sedulur-sedulur Jecover Betmen. Tamu-tamu yang datang menginap dan ditampung di kandang Betmen.

Ada targetan atas penyelenggaraa ini? Setelah ini apalagi yang akan dilakukan?

Cita-cita kami semoga Jecovers Betmen bisa terus menjaga seduluran antar komunitas – antar jaringan musik yang ada, bisa terus berkembang, bisa menyelenggarakan even-even yang lebih besar pada suatu saat nanti, juga terus berkarya seni lewat musik. ***

Di kesempatan yang sama berdikarionline.com juga mewawancarai salah satu pengisi acara Anniversary #4, Johny Booms. Berikut petikan wawancaranya.

Bisa ceritakan sejarah bermusik Anda?

Saya bermusik dari tahun 2015 sejak tamat SMP terus belajar-belajar ngeband dan Alhamdulillah bisa hadir disini turut memeriahkan Anniversary #4.

Keterkaitan Anda dengan komunitas Betmen Pekalongan?

Kebetulan itu saya sealiran dengan warna musiknya mas Roy Jeconiah dan Mas John Paul Ivan di Jecovox. Kita ngumpul, ketemu, bisa seduluran dan bisa silaturahmi. Alhamdulillah.

Bicara karya, apakah Anda juga sudah berkarya dan mencipta lagu juga seperti Jecovox?

Kalau soal lagu Alhamdulillah bisa dibilang aku sudah menghasilkan sekitar 25 lagu karyaku sendiri. Cuma memang baru 2 lagu yang ku record serius di studio. Dan Insya Allah aku akan merekam serius semua lagu-lagu karyaku dan mengkompilasikannya dalam sebuah album. Insya Allah aku akan berusaha keras untuk kesana.

Bila tidak sedang ngeband apa aktifitas Anda sehari-hari? Bekerja sebagai apa?

Ya..diluar ngeband saya bertahan hidup dengan bekerja apa saja, tukang pulung, kuli bangunan, ngamen semua saya jalani.

Selama ini sudah pentas dimana saja?

Alhamdulillah sudah ada sekitar 20-an panggung yang aku lakoni dan sampai ke stasiun televisi juga. Yang penting bisa terus ngeband lah..hahaha….

Tadi Anda menyebut pernah pentas di stasiun televisi? Di stasiun televisi mana saja itu dan di acara apa?

Pertama di televisi RCTI di acara “Bukan Talent Biasa – Johny feat Yoda Idol”. Terus di Trans TV di acara “Asal – Mirip Yoda Idol”. Dan belum lama juga tampil di stasiun TVRI. ***

Tejo Priyono

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut