Ratusan Mahasiswa Palopo Tolak Kenaikan Harga BBM

Sekitar 500-an orang massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Palopo Bersatu menggelar aksi massa di kantor DPRD Palopo, Selasa (27/3/2012). Mereka memprotes rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

Sebelum berkumpul di titik aksi utamanya di taman baca Palopo, masing-masing organisasi mahasiswa dan BEM menggelar aksi pemanasan di depan kampusnya. Seperti yang dilakukan mahasiswa Universitas Cokroaminoto.

Menjelang siang, massa aksi dari berbagai kampus dan organisasi mulai berkumpul di titik aksi. Mereka membakar ban sebagai bentuk protes terhadap rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

Setelah itu, mahasiswa pun bergerak menuju kantor DPRD Palopo. Sejumlah papan reklame dan pos polisi yang dilalui massa aksi menjadi sasaran kemarahan. Mahasiswa juga singgah beberapa kali untuk menggelar orasi politik.

Massa aksi pun tiba di kantor DPRD Palopo. Di sini, mahasiswa kembali membakar ban dan foto Presiden SBY. Kemarahan massa aksi makin memuncak ketika tak seorang pun anggota DPRD yang keluar menemui massa aksi.

Massa aksi yang marah melempari kantor DPRD Palopo. Sejumlah kaca kantor parlemen itu pun pecah. Tidak berselang lama, pasukan PHH pun mulai menyerang massa aksi mahasiswa.

Seorang mahasiswa STAIN Palopo ditangkap saat aksi berlangsung. Meski demikian, tidak dilaporkan adanya korban luka akibat bentrokan itu.

Aksi massa ini melibatkan sejumlah organisasi, seperti  Universitas Andi Djemma (UNANDA), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Universitas Cokroaminoto (UNCOKRO), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah (STIEM), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Sarikat Rakyat Miskin Demokratik (SRMD), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI).

ROSMA INDAH RUSTA, koresponden Berdikari Online kabupaten Palopo

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut