Proyek DAK Dinas Pendidikan Sukabumi Dimonopoli Pihak Tertentu

Proses lelang proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi ditengarai dimonopoli oleh pihak tertentu, dalam hal ini segelintir pengusaha dan penguasa lokal di sana.

Terjadi persekongkolan antara penerbit dengan panitia lelang Dinas Pendidikan Sukabumi, yang menghasilkan pemenang tunggal dalam proses lelang ini. Banyak pihak yang memperkirakan bahwa persekongkolan ini akan membunuh perekonomian lokal.

Menurut Ketua LIP TIPIKOR Jawa Barat Erlan Agustian, ada indikasi monopoli antara pihak lelang Dinas Pendidikan, pejabat teras, dan pengusaha lokal yang dibuktikan dengan keluarnya penerbit sebagai pemenang.

Jika mengacu pada ketentuan, menurut Erlan Agustian, pihak penerbit seharusnya tidak boleh ikut langsung dalam proses lelang karena akan merugikan pengusaha lokal.

“Bahkan Sejumlah pengusaha telah mengadukan kasus ini kepada kami secara resmi terkait keganjilan dalam realisasi peluncuran proyek DAK tersebut. Mereka meminta agar dugaan kasus KKN dalam realisasi proyek DAK 2010 ini ditindak-lanjuti,” katanya.

Erlan menegaskan bahwa pihaknya akan menurunkan tim khusus ke lapangan untuk melakukan investigasi terkait dugaan KKN dalam proyek DAK tersebut.

Pihaknya menjanjikan akan segera menyampaikan hasil investigasi kepada Tipikor Polda Jawa Barat.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Tags: