Polisi Bubarkan Aksi Massa Konami

Keinginan ribuan massa aksi Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) untuk menggelar aksi massa di depan Istana Negara, Selasa (27/3/2012), tidak tercapai. Massa aksi Konami tertahan di Jalan Medan Merdeka Timur atau di dekat stasiun Gambir Jakarta.

Bentrokan pun pecah antara massa aksi Konami dengan Polisi. Polisi mengerahkan water canon dan ribuan pasukan PHH. Tidak hanya itu, Polisi juga menembaki massa aksi dengan gas air mata.

Bentrokan pecah kira-kira pukul 15.30 WIB. Letusan tembakan dan gas air terdengar berkali-kali. Polisi juga menggunakan kembang api merica untuk memukul mundur massa aksi.

Hujan deras juga beberapa kali mengguyur kawasan Jalan Medan Merdeka Timur. Meski begitu, massa aksi terus bertahan dan berupaya memberikan perlawanan.

Mereka mengibar-ngibarkan bendera merah-putih dan sejumlah bendera organisasi kemahasiswaan. Beberapa kali mahasiswa meneriakkan yel-yel “Turun..turunkan SBY. Turunkan SBY sekarang juga.”

Namun, meski dihujani gas air mata, massa aksi Konami terus melawan. Bahkan mereka sempat memukul mundur Polisi beberapa meter. Menjelang pukul 17.00 WIB, polisi mulai merengsek maju.

Massa aksi Konami terjepit oleh barisan polisi di depan dan di belakangnya. Sudah begitu, Polisi terus merengsek maju dengan tembakan gas air mata dan peluru karet. Akhirnya, massa aksi pun terdesak mundur ke arah Jalan Pejambon.

Akibat bentrokan itu, puluhan mahasiswa Konami ditangkap dan puluhan lainnya yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit.

Tindakan brutal Polisi tidak hanya diarahkan kepada mahasiswa. Beberapa warga yang menyaksikan aksi ini juga sempat terkena gas air mata. Tidak hanya itu, sejumlah wartawan juga mengalami perlakuan kekerasan saat meliput kejadian ini.

ULFA ILYAS

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut