Perankan Aung San Suu Kyi, Aktris Michelle Yeoh Dideportasi

Pemerintah Burma telah mendeportasi aktris Hollywood,  Michelle Yeoh, dari negeri itu siang tadi (28/6). Aktris berkebangsaan Malaysia itu tiba di Rangoon, Ibukota Burma, pada 22 Juni lalu dan tinggal di rumah Suu Kyi.

Pemerintah Burma beralasan bahwa Michelle Yeoh masuk kategori ‘daftar hitam’. Namun, pihak resmi menolak untuk menyampaikan alasan kenapa Yeoh dimasukkan dalam kategori ‘daftar hitam’.

Namun, sumber tidak resmi melaporkan bahwa deportasi itu karena keterlibatan Yeoh dalam memerankan tokoh pro-demokrasi, Aung San Suu Kyi, dalam sebuah film.

Rencananya, aktris berkebangsaan Malaysia itu akan bermain dalam film garapan Luc Besson, The Lady, yang menceritakan kehidupan pribadi Aung San Suu Kyi. Film itu diharapkan akan rampung pada akhir tahun ini.

Yeoh berharap, dengan bermain dalam film itu, ia semakin menyelami dan menyadari kehidupan dari sang penerima Nobel Perdamaian itu. Aung San Suu Kyi, 66 tahun, sudah menghabiskan dua dekade dalam tahanan junta militer Burma.

Aung San Suu Kyi baru dibebaskan tahun lalu, hanya beberapa hari setelah pelaksanaan pemilu yang diboikot oleh partanya, Liga Nasional untuk Demokrasi, dan dimana dia dilarang untuk mencalokan diri.

Pada bulan Maret lalu, Junta militer akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada sipil. Tetapi sebagian besar pengamat menganggap hal itu hanya scenario pihak militer untuk melanjutkan kekuasannya di negeri itu.

Yeoh sendiri mengunjungi Suu Kyi pada bulan Desember. Ia menghabiskan waktu bersama Suu Kyi untuk sebuah film yang diputar di Thailand.

Yeoh, mantan ratu kecantikan Malaysia, langsung terkenal di seluruh dunia setelah berperan di film James Bond, Tomorrow Never Dies, bersama dengan aktor kenamaan Pierce Brosnan.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut