Pemimpin Dunia Mengecam Pembakaran Al-Qur’an

Rencana Pastor Terry Jones untuk memperingati peristiwa 11 September, hari Sabtu mendatang, dengan membakar 200 Al-qu’an, mendapat kecaman dari berbagai pemimpin dunia.

Di Washington, Hillary Clinton menganggap rencana ini melawan sejarah panjang toleransi beragama di Amerika Serikat. Ia mengatakan, rencana ini akan membawa pesan yang salah mengenai hubungan Amerika dengan Islam.

Angela Merkel, kanselir Jerman, menganggap rencana itu “salah sama sekali” dan sangat beresiko. Dia mengungkapkan itu saat  berbicara pada acara menghormati kartunis Denmark, Kurt Westergaard, yang karyanya tentang Nabi Muhamad membuat marah warga Islam.

Wakil jurubicara PBB, Farhan Haq, mewakili Sekjend PBB Ban Kin Moon, rencana itu akan merusak keinginan PBB untuk membantu berbagai komunitas dalam menyelesaikan perbedaan agama di seuruh dunia.

“Aksi seperti ini, jika dilakukan, akan menggagalkan upaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mempromosikan toleransi, pemahaman antar budaya, dan saling menghormati atara pemeluk agama. Pada kenyataannya, hal ini akan memciptakan polarisasi di dalam masyarakat dunia,” ujarnya.

Vatikan juga menyatakan keprihatinan atas rencana pembakaran tersebut. Menurut juru bicara Vatikan  Federico Lombardi, pembakaran kitab suci umat Islam bukan jalan yang baik bagi orang-orang untuk mengekspresikan kemarahan terhadap peristiwa 11 September.

Pemerintah Indonesia Mengirim Surat Protes

Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden SBY, telah mengirimkan surat kepada Presiden Barack Obama untuk menghentikan dan mencegah terjadinya pembakaran kitab suci Al Quran yang akan dilakukan oleh Pendeta Terry Jones.

Dalam surat yang dikirimkan itu, Presiden SBY memperingatkan, jika pembakaran Al-quran serius dilakukan, maka akan mengancam perdamaian dunia.

Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia mengutuk bila sampai hal tersebut sampai terjadi,” Kata Heru Lelono, staff khusus Presiden  Bidang Informasi dan PR terkait isi surat Presiden tersebut.

Di dalam negeri, berbagai organisasi muslim telah menggelar aksi protes di Kedubes AS beberapa hari yang lalu. Protes juga disampaikan sejumlah komunitas Islam di berbagai daerah.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla memprotes dan juga menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk menolak rencana aksi pembakaran Al Qur`an oleh kelompok kecil warga AS.

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali menilai rencana pembakaran kitab suci Al Quran, seperti yang direncanakan oleh Gereja World Outreach Dove Center, Florida, AS 11 September mendatang secara substansial tidak bermakna.

Namun, Suryadharma tetap menilai rencana Hari Pembakaran Al Qur’an Sedunia dapat mengganggu kerukunan antar umat beragama, bahkan dapat berujung pada kerukunan antarnegara.

Pendeta Jones tetap akan bakar Quran

Pendeta Terry Jones mengatakan tidak akan membatalkan rencana pembakaran al-Quran pada ulangtahun 9/11, meski banyak kalangan telah mengutuk rencana itu.

Kami tidak yakin mundur, itu langkah yang sudah tepat,” kata Terry Jones dari Dove World Outreach Center.

‘Mungkin ini waktu bagi kita dengan cara baru benar-benar bangkit, menghadapi terorisme,” katanya kepada sejumlah wartawan di depan gerejanya. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Maju terus berdikari Online…Jadilah Inspirator bagi smua kalangan yang membutuhkan keadilan…!!!Salam Pembebasan…!!!

  • Renggo

    Lawan,lawan dan lawan itu kata yang tepat,
    perdamain yang mutlak yang kita butuhkan!!!!