Pemberontak Afghanistan Kontrol 75 Persen Wilayah

KABUL: Taliban, salah satu kelompok pemberontak utama di Afghanistan, menegaskan pada hari Kamis (7/10) bahwa 75% teritori nasional berada di bawah kontrol mereka dan menuntut penarikan mundur seluruh pasukan AS dan NATO dari daerah pendudukan.

Sebuah organisasi mahasiswa yang bernaung di bawah Taliban mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan pers, bahwa Sembilan tahun kemudian (setelah pendudukan AS) kekuatan jihad dan perlawanan terhadap invasi AS dan sekutunya semakin kuat dibanding sebelumnya.

Dalam sebuah analisis mengenai situasi negeri ini, sejak 7 oktober 2001 mereka menganggap bahwa pemerintah AS telah kecewa dengan hasil dari perang dan mengingatkan bahwa tahun 2010 merupakan tahun paling mematikan bagi Pasukan Bantuan Keamanan Internasional ( ISAF) yang dipimpin oleh NATO.

Pemberontak menganggap, bahwa perbedaan internal telah muncul di gedung putih tentang hasil buruk pasukan NATO dan menambahkan bahwa beberapa negara mulai menyelesaikan misi mereka dan menarik pasukannya.

Komunike tersebut menekankan bahwa mereka mengendalikan lebih dari 75 persen dari wilayah Afghanistan, seluruh jalan di negara islam Asia tengah, dan mereka mempunyai pengetahuan militer lebih banyak mengenai kondisi untuk menyerang basis militer AS.

Sementara itu, dalam Sembilan tahun invasi AS dan sekutunya, Presiden Hamid Karzai merayaka apa yang disebut “dewan perdamaian” dan menghidupkan kembali kontak dengan pemberontak untuk menemukan solusi penyelesaian perang di Afghanistan. (PL/Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut