Pelajar di Brazil Duduki Ribuan Sekolah

Rencana reformasi neoliberal di sektor pendidikan di bawah rezim hasil kudeta di Brazil, Michel Temer, terus mendapat perlawanan dari gerakan mahasiswa dan pelajar.

Selain menggelar protes jalanan, mahasiswa dan pelajar juga menduduki ribuan sekolah di seantero Brazil. Menurut media setempat, setidaknya 1108 sekolah dan perguruan tinggi yang diduduki oleh pelajar dan mahasiswa.

Akibatnya, ada 304 sekolah yang terpaksa menunda ujian lantaran sekolahnya diduduki pelajar. Di negara bagian Parana saja, pelajar menduduki 851 sekolah.

Sebanyak 66 sekolah diduduki di Minas, 13 di Rio Grande do Sul dan 10 di Rio Grande do Norte. Di Rio de Jeneiro, sebanyak 7 sekolah yang diduduki. Sementara di Sao Paulo, ada 5 sekolah yang diduduki oleh pelajar.

Sementara di Ibukota Brazil, ribuan mahasiswa dan pelajar menggelar aksi protes terhadap rencana rezim Temer melakukan Amandemen Konstitusi ayat 241 (PEC 241). Amandemen itu akan membekukan anggaran pendidikan selama 20 tahun.

Kebijakan itu merupakan bagian dari rencana rezim Temer memangkas semua belanja di sektor publik, termasuk kesehatan dan belanja untuk program sosial.

Dua hari lalu, seorang pidato seorang aktivis mahasiswi viral di media sosial. Ana Julia Ribeiro, nama mahasiswa itu, mengecam standarisasi baku dunia pendidikan dan upaya untuk memasung daya kritis mahasiswa.

“Standari sekolah seakan memberitahu kami, pelajar, pemuda dan masyarakat, bahwa anda ingin membangun tentara dimana orang dilatih untuk tidak berpikir. Seorang tentara hanya bisa mendengar dan menjalankan perintah. Yah, kami tidak ingin itu. Kami punya sejarah, dan dalam sejarah kami berjuang melawan itu,” kata Julia dalam pidatonya.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut