Mahasiswa Bau-Bau Tolak Privatisasi Pendidikan

Sekitar 70-an mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Pemerhati Pendidikan menggelar aksi massa memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di depan kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Bau-Bau, Rabu (2/1/2012).

Dalam aksinya, mahasiswa mengecam berbagai upaya pemerintah untuk memprivatisasi layanan pendidikan di Indonesia. “Hal ini sangat nampak pada upaya tak gentar pemerintah mengesahkan RUU Pendidikan Tinggi. RUU PT ini saudara kembar UU BHP,” kata Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bau-Bau, Darwin.

Menurut Darwin, privatisasi pendidikan akan menghasilkan segmentasi, pengecualian, dan diskriminasi. Artinya, tidak semua warga negara bisa menikmati atau mengakses layanan pendidikan.

Padahal, kata Darwin, konstitusi kita menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan. “Negara bertanggung-jawab soal pendidikan rakyat. Jika tidak dijalankan, maka pemerintah inkonstitusional,” ujarnya.

Dalam aksinya, mahasiswa menggelar aksi dari kampus ke kampus. Mereka ingin mengajak massa mahasiswa lainnya agar bergabung dalam protes menentang privatisasi pendidikan.

Gerakan Rakyat Pemerhati Pendidikan merupakan gabungan dari berbagai organisasi. Sebut saja:  LMND, IMM, BEM FISIP UNIDAYAN, HIPERMA-TS, HMI MPO, Ikatan Komunitas Mahasiswa Wangi-wangi (IKOM WANGI), BEM AMIK MILAN DHARMA, BEM UMB, LASKAR 04, dan MALIGE.

NURIONO

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut