Komnas HAM Kunjungi Petani Karawang

Perwakilan dari Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) mengunjungi lokasi konflik agraria TelukJambe barat, kabupaten Karawang, Senin (8/8/2016).

Kedatangan 4 perwakilan Komnas HAM itu langsung disambut oleh 800-an petani Telukjamne Barat yang tergabung dalam Serikat Tani Telukjambe Bersatu (STTB).

Dalam pertemuan itu, petani mengadukan perlakuan aparat keamanan saat menggusur paksa petani dari lahannya sejak tanggal 2 Agustus hingga sekarang ini.

“Aparat keamanan membiarkan buldozer perusahaan menabrak petani. Aparat keamanan juga tak ubahnya sebagai centeng perusahaan yang memukul dan mengintimidasi petani,” ujar aktivis STTB Aris Wiyono.

Usai berdialog sebentar dengan petani, perwakilan Komnas HAM kemudian mengunjungi tenda aparat Brimob. Tenda yang berdiri di lokasi konflik tersebut menjadi tempat berlindung 150-an anggota Brimob.

Aparat keamanan itu bertugas mengamankan aktivitas alat berat milik PT Pertiwi Lestari yang tengah membuat pagar pembatas di atas lahan yang diklaim oleh petani.

Sementara itu, pada 9 Agustus 2016, proses pendatang warga yang kadang disertai intimidasi terus berlanjut. Pendataan itu dilakukan oleh aparat desa yang dikawal oleh aparat kepolisian berseragam dinas dan preman.

Risal Kurnia

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut