Jajak Pendapat: Ekonomi dan Kesejahteraan “lubang terbesar” kegagalan SBY-Budiono

JAKARTA: Sebagian besar masyarakat menganggap bahwa letak kegagalan pemerintahan SBY-Budiono adalah di bidang pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Sebanyak 78% pendapat menyatakan hal tersebut.

Hal ini dinyatakan oleh bidang Litbang Berdikari Online (11/10), terkait hasil jajak pendapat terbuka yang dimulai sejak awal September hingga 10 oktober kemarin.

Persoalan lainnya adalah politik dan hukum dengan 5%, sementara persoalan pertahanan dan keamanan, demokrasi dan HAM, dan sosial budaya mendapatkan 4%. Lalu, ada 3% yang menyatakan “persoalan lain-lain”, dan 2% menyebut persoalan gender.

Meskipun begitu, bidang litbang Berdikari Online, Kusno, menganggap bahwa partisipasi jajak pendapat kali ini lebih rendah sebelumnya, yaitu dari 609 menjadi 346.

Dia juga menyatakan bahwa jajak pendapat ini memang belum bisa dijadikan kesimpulan objektif secara umum, sebab angka partisipasinya sangat minim dan jangkauannya sangat terbatas pada kalangan tertentu.

Jajak pendapat ini dilakukan untuk menampung persepsi pembaca mengenai isu-isu tertentu. Diharapkan, partisipasi mereka bisa meningkat pesat sehingga bisa menjadi acuan untuk memahami kehendak rakyat. (Ds)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut