El Sistema, Membawa “Mozart” Ke Kampung Miskin

Mozart, Beethoven, Chopin, dan Liszt. Bagi anak-anak Indonesia, terutama yang tinggal di daerah pedalaman, nama itu mungkin sangat asing. Namun, bagi anak-anak Venezuela, nama-nama komposer dunia itu sudah tidak asing lagi.

Semua itu tidak lepas dari sebuah proyek musik luar biasa, yakni El Sistema, yang telah membawa orkestra ke kampung-kampung miskin—sering di sebut “Barrio”—di Venezuela. El Sistema adalah sebuah program untuk menyebarkan musik kepada rakyat Venezuela.

El Sistema muncul pertama kali pada tahun 1975. Penggagasnya adalah seorang maestro bernama José Antonio Abreu, yang juga seorang ekonom dan ahli filsafat. Prinsip Abreu sangat sederhana: musik bukan hanya milik segelintir orang, tapi milik seluruh rakyat.

Ia memulai proyek “El Sistema” hanya dengan 11 orang murid. Namun, sekarang ini, El Sistema sudah menghimpun lebih dari 380.000 anak-anak Venezuela dalam belajar musik. Lebih dari 80% diantaranya berasal dari keluarga miskin di Venezuela. Tak hanya itu, El Sistema telah menelurkan 2 juta lebih lulusan yang terbesar di berbagai profesi.

Bersamaan dengan itu, El Sistema telah menciptakan 300-an pusat musik dan lebih 500 kelompok orkestra di seluruh negeri. Tak pelak lagi, orkestra telah menjadi kebudayaan massal di Venezuela. Dan ini memang menjadi cita-cita Antonio Abreu: memassalkan musik bagi rakyat.

Pada tahun 1970-an, ketika Abreu menggagas El Sistema, kondisi Venezuela sangat memprihatinkan. Meskipun negeri ini sangat kaya dengan minyak, tetapi lebih 60% rakyatnya hidup dalam kemiskinan. Kekayaan minyak itu hanya dinikmati oleh korporasi asing dan segelintir elit Venezuela.

Hal itu berdampak pada kebudayaan. Sejak itu, orang-orang miskin tidak bisa lagi mengakses museum, galeri, teater, sekolah musik, dan pertunjukan-pertunjukan musik. Musik klasik hanya milik segelintir elit dan kalangan berpunya.

Keadaan itulah yang menyentuh rasa kemanusiaan Antonio Abreu. Baginya, musik adalah hak dasar setiap manusia. Karena itu, ia mulai berfikir bagaimana mengajar musik, termasuk musik klasik, kepada seluruh rakyat Venezuela, terutama kaum miskin.

Berdirilah El Sistema pada tahun 1975. Sejak itu, El Sistema telah membawa musik ke tengah-tengah kaum miskin. Siapapun bisa bergabung dalam El Sistema ini. Tidak ada proses seleksi ataupun audisi.

Peralatan musiknya pun tidak disimpan di sekolah, melainkan bisa dibawa pulang oleh murid-muridnya. Setiap murid diberi kepercayaan untuk menjaga dan merawat alat musik itu. Alhasil, pemandangan anak kecil membawa biola, cello, Flute, Clarinet, dan akordeon sudah biasa di Venezuela.

Selain itu, bagi Abreu, musik juga bisa menjadi alat pembangunan manusia. Ia bisa mengajarkan solidaritas, kerjasama, harmoni, dan kasih-sayang. Ia yakin, anak-anak keluaran El Sistema akan menjadi seniman sekaligus pejuang kemanusiaan.

Yang lebih menakjubkan, El Sistema juga memberikan pengetahuan musik kepada anak-anak penyandang cacat. El Sistema punya grup paduan suara yang terdiri dari anak-anak yang tuli, buta, atau penyandang cacat lainnya. Bintang opera terkenal, Placido Domingo, mengaku sangat takjub dengan penampilan mereka.

Di bawah pemerintahan Chavez, El Sistema berkembang pesat. Pemerintahan Chavez mendanai 90% kegiatan El Sistema. Bahkan, untuk memassalkan musik ke tengah rakyatnya, Chavez meluncurkan misi sosial bernama Misión Musica, yang memberikan pengetahuan dan teknik bermusik kepada anak-anak dan kaum muda Venezuela.

Chavez juga mendukung penuh Simon Bolivar Youth Orchestra, yang merupakan hasil didikan dari El Sistema. Orkestra Simon Bolivar terus menerima undangan tampil di berbagai negara, seperti AS, Inggris, Jerman, Skotlandia, dan berbagai negara lainnya.

Konduktor Simon Bolivar Orkestra, Gustavo Dudamel, masuk dalam daftar 10 kondutor terbaik dunia. Ia disejajarkan dengan Arturo Toscanini (1867-1957), Leonard Bernstein (1918-1990), André Previn, Sir Simon Rattle, Herbert von Karajan (1908-1989), Marin Alsop, Sir Malcolm Sargent (1895-1967), Sir Thomas Beecham (1879-1961), dan Sir Georg Solti (1912-1997).

Bagi Antonio Abreu, “musik bagi kaum miskin tidak berarti memiskinkan musik itu.” Baginya, “hak azasi manusia yang paling suci adalah hak atas seni.” Dan, perlu dicatat, konstitusi Venezuela mencantumkan musik sebagai hak dasar bagi rakyat.

Dan El Sistema menjadi inspirasi dunia. Menurut website El Sistema, model sekolah musik ala El Sistema mulai dipraktekkan 25 negara, termasuk Kanada dan Skotlandia. Gustavo Dudamel sendiri berharap El Sistema bisa menjadi inspirasi bagi dunia.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut