Demo Ratusan Pedagang Di Kendari Berakhir Bentrok

Bentrokan pecah saat ratusan pedagang Pasar Baru Kendari berusaha menembus barikade polisi dan satpol PP di depan kantor Walikota Kendari.

Awalnya, ratusan pedagang ini berusaha bertemu dengan walikota, tetapi dihadang oleh barikade polisi dan satpol PP. Kedua pihak terlibat aksi saling dorong hingga berujung bentrokan diantara keduanya.

Seorang pedagang menghunus sebilah badik, dan hal itu memancing reaksi polisi untuk mencabut pistol. Bentrokan makin meluas karena polisi menangkap sejumlah pedagang dan menahan mobil pembawa sound-system.

Tidak terima penangkapan empat pedagang dan mobil sound-system ditahan, para pedagang pun mengamuk dan merusak sebuah pos polisi di simpangan empat, dekat kantor Walikota.

Sampai berita ini diturunkan, puluhan orang pedagang ditangkap oleh kepolisian.

Menolak Relokasi

Para pedagang pasar baru ini menolak relokasi yang diputuskan oleh Walikota Kendari karena dianggap akan merugikan para pedagang.

Selain itu, para pedagang juga memandang bahwa relokasi ini akan menghilangkan potensi pasar mereka, sebab keberadaan tempat baru tidak menjanjikan pasar yang baik.

Ada dugaan bahwa proyek relokasi ini dimaksudkan untuk menggantikan pasar tradisional dengan super-market.

Untuk tahun 2010 saja, Walikota sudah berusaha merelokasi dua pasar tradisional, yaitu Pasar Sentral Kota Kendari dan Pasar Baru Wua-Wua kendari.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut