Kami menuntut perubahan teriak mengguncang jalan
Tapi engkau hanya mempertontonkan perut buncit kekenyangan
Kami haus kecerdasan
Cahya akal pembebasan
Tapi engkau beri kami hanya steguk harapan
Agar kami lupa arah perlawanan
Engkau ya engkau bisikkan kidung syurga
Di tengah buruh yang berkeringat
Engkau tampakkan amarah
Tapii di layar kaca penuh sandiwara seolah engkau pahlawan
Semua hanya pemuas lelah
Peluh kami jadi hiburan, agar kami bermimpi semu
Bahwa engkaulah pembawa keberkahan
Di alam candradimuka
Katamu negeri subur loh jinawi
Namun hidangan kami gersang
Sehingga harapan layu setelahnya
Ingatlah kaum serakahnomics
Api rakyat tak selamanya sunyi
Selama bara terus menyala
Sejarah akan menuls gugurnya dusta di negerinya
Annisa Lituhayu
25 April 2026

