Aksi Solidaritas Untuk Bima Berlangsung Di Berbagai Daerah

Aksi solidaritas untuk rakyat Bima berlangsung di berbagai daerah. Aksi solidaritas berlangsung di Jakarta, Kendari, Palembang, dan Makassar.

Di Jakarta, aksi solidaritas digelar oleh ratusan aktivis STN, LMND, PRD, dan sejumlah masyarakat Bima di depan gedung DPR. Mereka mengutuk keras tindakan brutal kepolisian saat membubarkan aksi pendudukan di pelabuhan Sape, Bima.

Di Kendari, Sulawesi Tenggara, aksi solidaritas digelar puluhan aktivis LMND. Mereka menggelar renungan dan membakar lilin sebagai bentuk bela-sungkawa atas gugurnya 5 orang rakyat Bima di tangan aparat kepolisian.

“Polisi telah menjadi alat pemilik modal. Kejadian di Bima menunjukkan bagaimana Polisi melayani pemilik modal dan memilih membunuh rakyat,” ujar Ismail, aktivis LMND dari komisaritas Unhalu Kendari.

Di Palembang, Sumatera Selatan, aksi solidaritas digelar oleh aktivis PRD, LMND, SRMI dan sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi di Palembang. Para aktivis menggelar renungan dan doa bersama untuk korban kekerasan Polisi di Bima.

Mereka juga menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan pembacaan puisi. Masing-masing perwakilan organisasi menyampaikan orasi secara bergantian.

“Ini adalah wujud konkret imperialisme. Kekuasaan modal asing begitu besar dan sanggup membeli apparatus kita untuk menindas rakyat sendiri,” ujar Eka Subakti, ketua PRD Sumsel.

Di Makassar, aksi solidaritas digelar oleh ratusan mahasiswa asal Bima. Mereka menggelar aksinya di depan Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Makassar. Sejumlah mahasiswa membakar ban bekas sebagai bentuk protes atas kekejian aparat kepolisian di kampung halaman mereka.

Dalam aksinya, mahasiswa asal Bima ini menuntut pencopotan sejumlah pejabat yang bertanggung-jawab atas kejadian ini, seperti Kapolda NTB, Kapolres Bima, dan kapolsek setempat.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut