‘Santa’ Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Sejumlah orang mengenakan kostum Santa Klaus melakukan aksi reli di Tepi Barat kota Bethlehem untuk memprotes kebijakan Israel, Sabtu (19/12).  Kantor berita berbasis Rusia, RT, melaporkan bahwa aksi tersebut berujung bentrokan dengan aparat Israel. Akibatnya empat belas orang mengalami luka-luka.

Diberitakan bahwa puluhan demonstran ini membawa bendera Palestina dan beberapa di antara mereka mengenakan masker anti gas air mata untuk mengantisipasi bentrokan. Awalnya aksi ini berjalan damai. Sejumlah ‘santa’ mendatangi aparat Israel yang berjaga di pos perbatasan dan membagikan permen kepada mereka. Namun seseorang kemudian melemparkan benda tertentu ke arah polisi sehingga pecah bentrokan. Polisi Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah demonstran.

Jerusalem News melansir bahwa sekitar 80 orang berkumpul untuk menyampaikan protes atas “pendudukan yang menguasai kehidupan kami, dan mengepung kami dengan tempok apartheid”. Dalam pernyataan sikapnya, orang-orang berkostum Santa Klaus ini mengatasnamakan Komite Koordinasi Perjuangan Rakyat.

Bethlehem adalah kota kelahiran Yesus yang berada dalam teritori Palestina. Setiap menjelang Natal kota ini kedatangan puluhan ribu turis peziarah dari berbagai negara. Akhir-akhir ini akses menuju kota tersebut dipersulit karena bertambahnya pemukiman Israel di sekitarnya. Setiap turis yang akan melintas ke Bethlehem melewati pos jaga akan diarahkan untuk bermalam di Yerusalemsehingga banyak turis yang memilih untuk meluangkan hanya satu hari perjalanan dan berakhir di kota bersejarah itu.

Mardika Putera

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid