Rakyat Yunani Turun ke Jalan Melawan Pemotongan Pensiun

Ribuan orang Yunani berbaris di jalan-jalan untuk menunjukkan penentangan mereka terhadap rencana dekat reformasi sistem pensiun publik yang dituntut oleh kreditor asing, Kamis (3/12/2015). Kebijakan ini, bila dilakukan, akan memotong tunjangan dan meningkatkan pengkutipan.

Protes terjadi selama hari pemogokan umum yang diserukan oleh organisasi serikat buruh utama di negara itu, di sektor swasta GSEE, ADEDY kalangan pekerja publik dan PAME sebuah serikat yang berorientasi komunis. Pemogokan ini telah mengganggu laju kerja di kota-kota utama Yunani.

Di ibukota, sekitar 15.000 orang berbaris di luar parlemen, dengan slogan-slogan menentang perjanjian utang, reformasi jaminan sosial, dan rekapitalisasi perbankan yang akan diundang-undangkan untuk mengatur penggusuran di perumahan.

Yorgos Konstantinópulos, salah seorang pimpinan GSEE, melaporkan bahwa “kebijakan penghematan lima tahun telah menghancurkan capaian sosial dan membawa negara ke dalam kesengsaraan,” dan sekarang pemerintah Syriza “mengimplementasikan memorandum ketiga untuk menghancurkan apa yang tersisa.”

Sementara itu Panayiotis Lafazanis, pemimpin Persatuan Populer dan mantan Menteri Energi di pemerintahan pertama Syriza, mengatakan  perdana menteri saat ini, Alexis Tsipras, berada dalam hitungan mundur dan “tidak dapat mempertahankan pemerintahan konsensus nasional yang membela penyelamatan.”

Ini adalah pemogokan umum kedua di Yunani sejak SYRIZA memenangkan pemilu pada bulan September. Disebutkan bahwa hanya tiga minggu setelah pemogokan pertama itu, seperti hari ini, mereka mencoba untuk menggagalkan langkah-langkah penghematan baru yang mana Tsipras bersumpah untuk mengembalikan hanya sepertiga pinjaman dari kreditur.

(*) Diterjemahkan dari Prensa Latina oleh Mardika Putera

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid