Bertemu KPU, PRIMA Tegaskan Siap Ikut Pemilu 2024

Menjelang jadwal tahapan pemilu 2024, sejumlah partai politik baru mulai unjuk kesiapan. Dari sekitar 10 parpol baru yang sudah deklarasi, satu diantaranya sudah bersiap untuk berproses di KPU.

Partai tersebut adalah Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA). Partai yang mendeklarasikan diri pada 1 Juni 2021 itu sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti verifikasi oleh KPU.

Hari Rabu (25/8/2021), sejumlah pengurus pusat PRIMA menghadiri audiensi dengan Komisioner KPU di kantor KPU RI, jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Pengurus pusat PRIMA diwakili oleh Mayjen (Purn) Gautama Wiranegara (Ketua Majelis Pertimbangan Partai), Dominggus Oktavianus (Sekretaris Jenderal), Binbin Firman Tresnadi (Ketua Mahkamah Partai), Lukman Hakim (Waketum), dan Ahmad Rifai (Wasekjen).

Sementara pihak KPU dipimpin langsung oleh Ketua KPU Ilham Saputra beserta beberapa komisioner, seperti Arief Budiman, Hasyim Asy’ari, dan I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi.

Dalam pertemuan itu, pengurus DPP PRIMA menyampaikan kesiapannya untuk mengikuti proses pendaftaran dan verifikasi parpol peserta pemilu 2024.

“Ada sambutan dan dukungan rakyat terhadap kehadiran partai kami, sehingga proses pembangunan partai berjalan cukup cepat,” kata Sekjen PRIMA, Dominggus Oktavianus.

Dia mengungkapkan, kepengurusan dan keanggota PRIMA sudah tersebar di 34 provinsi, 384 kabupaten/kota, dan 4700 kecamatan.

“Sekarang kami tengah merampungkan persoalan administrasi sesuai persyaratan UU Pemilu. Insyah Allah, kalau pendaftaran sudah dibuka, partai kami sudah sangat siap,” tegasnya.

Menurut Dominggus, kunjungan DPP PRIMA ke KPU untuk menjalin silaturahmi sekaligus mendapat informasi mendetail terkait proses pendaftaran dan verifikasi parpol di KPU.

“Sebagai parpol baru, kami ingin mengetahui proses verifikasi ini secara mendetail. Apa-apa saja yang perlu kami persiapkan, sehingga nantinya tidak ada yang luput,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua MPP PRIMA Mayjen (Purn) Gautama Wiranegara menyinggung antusiasme pengurus PRIMA di seluruh Indonesia dalam mempersiapkan diri mengikuti Pemilu 2024.

“Pengurus kami sebagian besar rakyat biasa, anak-anak muda, ada yang bekerja sebagai buruh, petani, pelaku UMKM. Dengan semangat gotong-royong, mereka mendirikan kantor-kantor partai secara mandiri,” ungkapnya.

Gautama menjelaskan, PRIMA berkeinginan tampil sebagai antitesa dari parpol-parpol yang ada sekarang ini, yang sangat bergantung pada owner dan cukong.

“PRIMA ini partai gotong-royong, partainya rakyat biasa. Bukan partainya owner atau cukong,” jelasnya.

Sekarang ini, di tengah keterbatasan mobilitas karena pandemi, PRIMA mencoba memanfaatkan teknologi dan media sosial.

PRIMA punya aplikasi yang bisa diunduh di playstore. Aplikasi ini bisa menjadi penghubung antara PRIMA dengan masyarakat luas. Selain fitur berisi pengenalan partai, kepengurusan, dan aktivitasnya, ada juga fitur untuk pendaftaran dan mendapat kartu anggota.

RINI HARTONO

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid