Venezuela Resmi Melarang Bibit Transgenik

Majelis Nasional Venezuela yang masih dikuasai partai pendukung pemerintah (PSUV) sampai Januari nanti mengebut pembahasan Undang-Undang Tentang Bibit. Undang-Undang ini akhirnya disetujui Rabu kemarin dan akan mengatur produksi bibit hibrida tanpa bioteknologi serta mencegah berkembangnya riset, produksi, impor, dan distribusi bibit transgenik (GMO), serta melarang hak paten atas bibit.

Kantor berita teleSUR melansir bahwa pelarangan bibit transgenik dilakukan dengan alasan menjaga kesehatan manusia dan lingkungan, kedaulatan pangan, serta kesuburan tanah. Selain itu, UU ini juga akan menjadikan kebijakan pertanian sejalan dengan pasal 305 konstitusi Venezuela yang memandatkan kepada negara untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan di atas dasar keamanan pangan dan pembangunan pedesaan.

“Kita punya kemampuan untuk menghasilkan bibit kita sendiri di Venezuela,” ujar Direktur Ezequiel Zamora Foundation, Arnaldo Vazquez, kepada teleSUR. Vazquez bersama puluhan aktivits petani dan lingkungan mendatangi sidang Majelis Nasional untuk mendukung persetujuan Undang-Undang tersebut.

Di dalam UU ini juga akan mengatur Sistem Pembibitan Nasional sebagai badan pusat yang menerapkan UU, memonitor, dan memberikan sanksi atas setiap pelanggaran pertanian dengan fokus pada perlindungan bibit tradisonal, demikian laporan teleSUR.

Pembuatan UU ini melalui proses dialog nasioanl sejak tahun 2013. Telah dilakukan sejumlah konsultasi publik melalui dewan-dewan komunal untuk mendapatkan masukan dari rakyat, petani dan aktivis lingkungan.

Situs Natural Society yang selama ini menentang pengembangan bibit transgenik oleh korporasi menyambut gembira perkembangan tersebut dengan mengatakan bahwa lahirnya UU ini akan mencegah perusahaan-perusahaan seperti Monsanto, Bayer, Dow, Syngenta, dan lain sejenisnya untuk mengontrol pasokan bibit dan meracuni rakyat.

Pertanian Venezuela mendapatkan penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) atas  usahanya mengatasi  kelaparan dan capaiannya dalam hal keamanan dan kedaulatan pangan. Selama sepuluh tahun terakhir pemerintah Venezuela telah menganggarkan 142 miliar USD untuk program pangan, dengan capaian antara lain pemangkasan malnutrisi hingga 5 persen dari sebelumnya yang mencapai 12 persen.

teleSUR/Mardika Putera

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut