Tolak Pembersihan Lahan NYIA, API Kartini Dukung Perjuangan Warga Kulon Progo

PT Angkasa Pura I melalui PT Pembangunan Perumahan (PP) kembali melakukan proses pembersihan lahan untuk lokasi pembangunan Bandara Kulon Progo (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

Dalam proses pembersihan tersebut, pihak perusahaan kembali mendapatkan penolakan dan perlawanan dari para petani yang tidak berkeinginan lahannya digusur.

Dengan isak tangis, para petani, baik laki-laki maupun perempuan melakukan penolakan proyek NYIA tersebut.

Berkaitan dengan hal itu, Dewan Pimpinan Pusat Aksi Perempuan Indonesia (API) Kartini menyatakan dukungannya kepada perjuangan warga Kulon Progo yang mempertahankan lahannya agar tidak digusur oleh perusahaan.

“Kami mendukung perjuangan warga Kulon Progo untuk mempertahankan hak mereka atas tanah sebagai sumber penghidupan warga,” ujar Ketua Umum DPP Kartini, Diena Mondong, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (30/6).

Diena juga mengecam keras tindakan pemerintah dan aparat keamanan yang dengan sewenang-wenang melakukan penggusuran terhadap warga.

“Aparat keamanan jangan seenaknya menggusur lahan warga, apalagi di lahan tersebut terdapat tanaman seperti kelapa, sayur-sayuran dan cabai milik warga,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, ratusan aparat gabungan antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengawal dua belas alat berat yang menggasak lahan warga penolakan pembangunan bandara.

Diena menyayangkan tindakan aparat keamanan yang melakukan kekerasan kepada petani, terutama perempuan, dalam proses pembersihan lahan tersebut.

“Tanpa peri kemanusiaan, AP I beserta rombongan tetap memaksa bahkan berani menyeret ibu-ibu yang mereka sebut sebagai penghambat pelaksanaan proyek,” jelasnya.

Ia juga meminta kepada Pemerintah untuk tetap berpedoman terhadap landasan konstitusi, yakni Pasal 33 UUD 1945, yang mengamanatkan bahwa tanah merupakan hak untuk rakyat.

“Berikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, ini sebagaimana yang diamanahkan oleh Pancasila,” tukas Diena.

 

Hendri Kurniawan

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut