Petani Jambi Tiba Di Sumatera Selatan

Aksi jalan kaki petani Jambi, yang sudah memasuki hari ke-5, tiba di Provinsi Sumatera Selatan. Tepatnya di desa Mekar Jaya, kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Petani tiba di desa Sukajaya sejak tadi malam. Lalu beristirahat di rumah-rumah warga. Senin (21/3) siang, massa kembali melanjutkan aksi jalan kaki. Namun, baru berjalan sejauh 5 kilometer, hujan deras datang mengguyur.

“Ini kami lagi berteduh. Massa petani terpisah-pisah. Mereka berteduh di rumah-rumah penduduk,” ujar koordinator aksi Joko Supriadinata kepada berdikarionline.com, Senin (21/3/2016).

Joko melanjutkan, akibat kondisi cuaca yang berubah-ubah, kadang terik dan kadang hujan, membuat kondisi tubuh peserta aksi gampang terserang penyakit.

Ditambah lagi, lanjut dia, asupan gizi dan persediaan obat-obatan sangat kurang. Sehari-hari petani hanya makan nasi, sayur, dan ikan kering. Itupun persediaan bahan makanan petani hanya cukup untuk 2-3 hari kedepan.

“Sudah begitu, kalau malam mereka tidur hanya beralaskan seadanya. Malahan ada yang tidur tanpa alas. Ya, tidur di atas semen. Jadi, banyak yang masuk angin,” paparnya.

Joko mengungkapkan, ada 5 orang peserta aksi yang jatuh sakit. Satu orang diantaranya masuk angin cukup parah, sehingga dilarikan ke Puskesmas.

Joko berharap ada dukungan dari gerakan sosial di daerah yang dilalui oleh aksi jalan kaki petani. Terutama untuk membantu menyediakan tempat menginap yang layak.

Joko juga menjelaskan, respon warga di sepanjang jalan yang dilalui petani cukup positif. Banyak yang bersimpati dengan perjuangan petani dan mengulurkan bantuan.

“Ada yang menyumbang bahan makanan, sayuran, dan air minum. Mereka simpatik dengan perjuangan kita,” tegasnya.

Rencananya, kalau hujan sudah reda, maka petani kembali akan melanjutkan aksi jalan kakinya. Mereka menarget bisa berjalan paling minimal 15 kilometer per-hari.

Muhammad Idris

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut