Pekerja Rumah Bernyanyi Tolak Outsourcing

Puluhan pekerja rumah bernyanyi NAV Karaoke menggelar aksi massa di Jalan Boulevard Makassar, Kamis (31/5/2012). Mereka menolak kebijakan pihak perusahaan yang mengubah status mereka menjadi tenaga outsourcing.

Bagi para pekerja, perubahan status itu akan berdampak luas, termasuk dalam hal pemenuhan hak normatif mereka. “Hak-hak pekerja akan semakin dirampas,” kata seorang pekerja.

Selain itu, menurut pengakuan pekerja, banyak hak-hak normatif mereka yang tidak dipenuhi oleh pihak pengusaha NAV karaoke. Sejauh ini, mereka belum menerima upah sesuai dengan UMP.

Sudah begitu, hak cuti tahunan dan jamsostek juga belum diberikan. “Ini sudah melanggar ketentuan perundang-undangan,” kata para pekerja itu.

Menurut informasi dari para pekerja, aksi mogok kerja ini sudah berlangsung 8 hari sejak pihak PT. NAV Jaya Mandiri mengeluarkan keputusan mengubah status para pekerja.

Selain menggelar mimbar bebas, para pekerja juga membangun posko perjuangan di sekitar lokasi perusahaan. Sejumlah serikat buruh bersolidaritas untuk mendukung perjuangan pekerja ini, seperti Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Perjuangan Pekerka Pariwisata Indonesia (FSP3I).

FIRMAN

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut