LMND Sultra Protes Tindakan PHK Terhadap Warga Ranoha

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) memprotes tindakan Wonua Monapa Family Resort memecat secara sepihak 14 orang buruhnya. Seluruh buruh yang di-PHK itu adalah warga Ranoha, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Dalam siaran persnya, LMND Sultra menjelaskan bahwa kasus PHK tersebut tidak disertai alasan yang jelas dan dilakukan secara sepihak. “pihak pengusaha langsung melakukan pemecatan terhadap karyawan. Buruh sendiri tidak tahu kesalahannya,” kata Hasan selaku ketua LMND Sultra.

Lebih lanjut, menurut Hasan, sebagian besar buruh yang di-PHK itu sudah bekerja selama 4 sampai 8 tahun. “Mereka sudah bekerja cukup lama di tempat itu. Dan, di situ mereka sering diperlakukan tidak wajar,” kata Hasan.

Yadi, misalnya, salah seorang buruh tempat wisata itu, mengaku tidak pernah mengalami kenaikan gaji selama 4 tahun bekerja. Selain itu, menurut pengakuan Yadi, buruh yang sakit mendapat pemotongan gaji Rp40 ribu, dan itupun tidak disertai surat keterangan dokter.

Sarwo, salah seorang buruh lainnya, menduga alasan PHK ini karena adanya perubahan status usaha perusahaan tersebut, dari usaha tempat wisata menjadi usaha perhotelan.

Para karyawan itu diharuskan untuk mengajukan lamaran kembali. Dan, ketika mengajukan lamaran, mereka pun dinyatakan tidak lolos.

LMND bersama para buruh berencana melaporkan kasus ini kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Konawe Selatan.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut