Lahan Markas Brimob Sultra Masih Bersengketa Dengan Masyarakat

Ratusan masyarakat desa Puosu Jaya, Kecamatan Konda, Kecamatan Konawe, Sulawesi Tenggara, mendatangi markas Polda Sultra, senin (25/7). Mereka menuntut ganti-rugi atas lahan seluas 30 hektar yang sekarang ditempati oleh markas Brimob.

Menurut koordinator lapangan aksi ini, Dedy Ferianto, pengambilan lahan milik rakyat untuk bangunan markas Brimob itu terjadi secara sepihak. Padahal, lahan tersebut sudah dimiliki masyarakat secara turun-temurun.

Lebih parah lagi, menurut Dedy, proses pengambilan lahan milik rakyat itu tidak dikompensasi dengan ganti-rugi. “Tanah milik rakyat diambil begitu saja. Padahal tanah itu adalah sumber penghidupan rakyat,” katanya.

Setelah berorasi sekitar 20 menit, beberapa perwakilan masyarakat diperbolehkan bertemu dengan Kabid Humas Polda Sultra. Dalam pertemuan singkat itu, Kabid Humas Polda Sultra menjanjikan akan mempertemukan masyarakat, Pemda, dan pihak Polda Sultra untuk membahas persoalan tersebut.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut