Kisah Cinta Marilyn Monroe Dengan Agen Soviet

Artis terkenal AS, Marilyn Monroe, disebut-sebut pernah membuat kontak dengan agen Uni Soviet. Bahkan, kata kabar yang beredar, artis papan atas AS ini sempat menjalin cinta dengan seorang mata-mata Soviet.

Kisah ini terungkap setelah seorang bekas agen KGB—dinas rahasia Soviet, Lyudmila Temnova, merilis sebuah film dokumenter. Film itu berjudul “Monroe in the Land of Dostoyevsky”, yang dirilis di Rusia akhir tahun lalu dan mulai diputar di bioskop-bioskop luar negeri.

Di film itu, artis berambut pirang AS itu dikenal dengan nama samaran “Masha”. Sedangkan laki-laki agen Soviet itu bernama “Vladislav Egorov”.

Diceritakan, keduanya bertemu dalam sebuah acara makam malam di kedutaan Uni Soviet (USSR) di PBB. Saat itu, Vladislav Egorov bekerja dengan kedok petugas diplomatik di kedutaan Uni-Soviet itu.

Acara makam malam itu sedianya untuk menyambut kedatangan pemimpin Uni Soviet, Nikita Khrushchev, di AS. Pertemuan itu terjadi tahun 1959. Hubungan perkawanan keduanya berlanjut menjadi hubungan asmara.

Di tahun 1960, setelah Monroe bertengkar hebat dengan suaminya, Arthur Miller, Egorov mengundangnya ke Soviet. Monroe menyanggupi undangan itu. Diceritakan, Egorov menyambut Monroe di bandara dan membawanya ke sebuah hotel yang menghadap Kremlin.

Namun, akhirnya, Egorov memboyong Monroe ke desa. Di sanalah keduanya memadu cinta tanpa diketahui orang. Kabarnya, mereka bercinta selama dua hari di sana. Setelah itu, Monroe kembali ke AS.

Tetapi banyak penulis, termasuk sejarahwan, meragukan pengakuan dan kebenaran dokumenter ini. Banyak orang beranggapan bahwa ini hanya rumor yang penuh dengan intrik politik.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut