Wabah DBD Di Kaimana, Negara Wajib Hadir

Sekitar 30 Warga di Ibukota Kabupaten Kaimana, Papua Barat, terserang deman berdarah dengue (DBD). Serangan DBD tersebut sudah berlangsung sejak awal desember 2015 hingga kini. Daerah yang paling para terserang gigitan nyamuk Aedes Aegypti adalah kelurahan Kroi dan Kelurahan Kaimana. 

“Korban DBD ini sebagian kecil di rawat di rumah sakit Kaimana, Puskesmas dan sebagian lagi hanya mendapatkan perawatan tradisional di rumah,” kata Ketua Jaringan Nasional Indonesia Baru (JNIB) Kaimana, Andry, Rabu (13/1/2015).

Menurut Andry, karena rumah sakit masih baru, peralatan masih terbatas, dan dokter juga terbatas,  Pemerintah Daerah belum melayani korban secara maksimal. Apalagi, korban yang berobat di Puskesmas yang serba kekurangan alat dan dokter.

“Mereka yang berobat di rumah sedang dihimbau untuk berobat kerumah sakit terdekat dan Puskemas terdekat. Dan istrahat  yang cukup untuk menjaga kekebalan tubuh melawan penyakit DBD,” ungkapnya.

Masih kata Andry, sejak serangan nyamuk deman berdarah ini, pemerintah kabupaten Kaimana baru melakukan tindakan pencegahan agar nyamuk ini tidak meluas dengan cara penyemprotan jentik nyamuk.

Dia pun menyesalkan kelambanan pemerintah dalam mendeteksi dan mengantisipasi penyebaran deman berdarah ini.

“Pemerintah mestinya sudah melakukan ini sejak sebulan lalu ketika mendeteksi adanya deman berdarah, bukan nanti korbannya banyak lalu baru melakukan pencegahan,” tegasnya.

Sejauh ini, lanjut dia, pemerintah setempat belum mengambil tindakan pengobatan terhadap korban yang saat berjatuhan di Kaimana. Padahal serangan DBD ini sudah berlasung sebulan lebih.

“Apakah pemerintah menunggu korban meninggal dunia, lalu mereka mengambil tindakan pengobatan?” tandasnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPP JNIB Harlin mengatakan, dengan semakin banyaknya korban yang berjatuhan, pemerintah seharusnya menempatkan serangan DBD di Kaimana sebagai “kejadian luar biasa DBD” dan mengambil langkah pengobatan serta pencegahan dengan depat.

Muhamad Idris

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Tags: