El Chapo, Gembong Narkoba Yang Dianggap ‘Robin Hood’

Gembong narkoba paling disegani di Meksiko, Joaquin “El Chapo” Guzman, akhirnya tertangkap pada hari Jumat (8/1/2016), setelah baku tembak selama beberapa jam.

Penangkapan Guzman dirayakan oleh pemerintah Meksiko sebagai kemenangan besar. Maklum, dia dianggap sebagai musuh terbesar bagi pemerintah Meksiko.

Enam bulan sebelumnya, tepatnya 13 Juli 2015, Guzman mempecundangi pemerintah Meksiko. Dia berhasil melarikan diri dari penjara paling ketat di Meksiko melalui terowongan bawah tanah.

Dan Guzman memang penjahat paling licin. Tahun 2001, dia juga berhasil kabur dari penjara. Saat itu, dia berhasil kabur karena menyelinap di dalam keranjang pakaian.

Namun, ketika pemerintah Meksiko merayakan penangkapan Guzman, rakyat di kampung halamannya di Sinaloa, Meksiko, justru merasa kehilangan. Rupanya, pria yang dicap sebagai penjahat ini diaggap sebagai “Robin Hood” di kampung halamannya.

“Dia orang yang banyak menolong rakyat di sini. Dan penangkapannya akan membawa banyak dampak. Karena rakyat yang menerima bantuannya kehilangan. Ini disesalkan,” kata Gilberto Cardenas, seorang pedagang kaki lima di Badiraguato, Sinaloa, seperti diperlihatkan oleh video singkat yang disebar oleh AJ+.

Cristina, seorang mahasiswa psikologi, mengatakan tidak seorang pun di Sinaloa merasa senang dengan penangkapan Guzman. Berkat Guzman, kata dia, semunya di bawah kendali: orang yang mencuri, menculik, atau memeras dilarang di sini. Karena kehadiran Guzman, penjahat-penjahat kecil tidak berani beraksi di wilayah Zinaloa.

Tidak hanya itu, Guzman juga suka membantu si miskin, memperbaiki jalan raya, memberikan mainan kepada anak-anak, dan memberi pekerjaan kepada warga setempat.

“Dia banyak membantu, lebih dari pemerintah. Ya, dia membantu. Dia sudah ditangkap sekarang,” kata Yesus Ramos, seorang tukang batu berusia 19 tahun, seperti dikutip CNN.

El Chapo, yang berarti “Si Pendek”, tumbuh besar di kawasan miskin di Sierra Madre, Sinaloa. Dia putus sekolah sejak kelas tiga dan menjadi pengedar narkoba di usia belia.

Dalam waktu singkat, dia muncul sebagai gembong narkoba paling disegani di Meksiko. Dia kerap menggunakan terowongan untuk menyelundukan berton-ton narkoba ke Amerika Serikat.

Hari Jumat (8/1) lalu, Guzman di tangkap di kota Los Mochis. Konon, jejak Guzman mulai terlacak usai melakukan wawancara dengan aktor Hollywood, Sean Penn, pada Oktober 2015.

Rencananya, Guzman akan diekstradisi untuk diadili di Amerika Serikat secepatnya. Di AS, dia didakwa atas gugatan perdagangan narkotika dan pembunuhan.

Raymond Samuel

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid