Venezuela Alokasi 70 persen APBN untuk Program Sosial

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan bahwa 70 persen anggaran nasional negeri tersebut akan digunakan untuk program sosial di tahun 2017. Maduro menyampaikan hal itu di Istana Miraflores, Jumat (30/09/2016).

Program sosial ini menjadi prioritas pemerintah Venezuela sejak era presiden Hugo Chavez. Maduro menekankan bahwa besarnya anggaran untuk program sosial Revolusi Bolivarian ditujukan untuk menjamin hak-hak dasar rakyat di bidang pendidikan, kesehatan, perumahan, perawatan lansia, dan sebagainya.

Melalui siaran televisi Venezolana Maduro menegaskan kembali bahwa pelaksanaan program yang menguntungkan mayoritas rakyat akan terus dilakukan sekalipun pemerintah sedang menghadapi “perang ekonomi” yang dilancarkan oleh kubu oposisi. Sebagaimana diketahui, dalam beberapa waktu terakhir kubu oposisi melancarkan “perang ekonomi” dengan melakukan boikot dan blockade yang menyebabkan kelangkaan sejumlah barang kebutuhan pokok.

Presiden Maduro juga menjelaskan situasi krisis mulai dapat ditangani oleh pemerintah dengan meluncurkan Misi Besar Pasokan Kedaulatan. Keadaan sepanjang September ini mulai ditandai dengan situasi damai, politik yang stabil, dan pemulihan ekonomi.

Sebagai tambahan, ia menyebutkan perkembangan sosial pada bulan Oktober nanti dengan adanya penguatan komunitas dan Kongres Tanah Air.

Di sisi yang lain, Maduro menyambut kesepakatan yang dicapai di antara anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) sehari sebelumnya untuk membekukan produksi minyak di antara 32,5 dan 33 juta barel per hari. Menurut Maduro, kesepakatan tersebut akan kembali menstabilkan harga minyak dunia.

“Kita telah mencapai kesepakatan yang luar biasa dan ini membangkitkan optimisme bahwa negara-negara produsen minyak besar non-OPEC akan bergabung dlam inisiatif ini untuk stabilisasi pasar minyak,” ujar Maduro.

Dominggus/Prensa Latina

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid