Terkait Persoalan PT Masmindo Dwi Area, AMPM Siap Geruduk Polres dan DPRD Luwu

Makassar, Berdikari Online – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Masyarakat Luwu (AMPM) menyikapi persoalan yang terjadi di PT Masmindo Dwi Area, Desa Rantai Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.

Renaldy selaku jenderal lapangan AMPM, menyoroti persoalan kompleks yang terjadi di PT. Masmindo. Menurutnya, keberadaan PT. Masmindo Dwi Area sangat merugikan masyarakat yang ada di sekitar area pertambangan.

“PT. Masmindo Dwi area diduga melakukan penyerobotan atas kepemilikan lahan warga tanpa adanya ganti rugi dari pihak perusahaan,” kata Renaldy kepada Berdikari Online, Kamis (4/7/2024)

Ia pun menilai tindakan yang dilakukan oleh PT. Masmindo melanggar Undang-Undang No. 32 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan Peraturan Pemerintah PP No. 39 Pemberian Ganti Kerugian Pembebasan Kepemilikan Hak Atas Tanah.

“Atas dasar itu, demi kepentingan masyarakat Luwu khususnya yang ada di sekitar pertambangan, maka Aliansi Mahasiswa Pemerhati Masyarakat Luwu akan melakukan aksi massa di depan kantor Polres Luwu, dan akan dilanjutkan di depan kantor DRPD Kabupaten Luwu dengan melibatkan massa aksi kurang lebih 100 orang,” ungkap Renaldy

Ia juga menekankan kepada pemerintah terkait agar sekiranya menonaktifkan izin usaha pertambangan PT. Masmindo Dwi area dan mendorong audit secara komporhensif.

Renaldi mengatakan akan terus melakukan pengawalan sampai hak-hak masyarakat Luwu terpenuhi. “Sebab ini menyangkut hak masyarakat luwu yang harus dipenuhi.”

(Haerul) 

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid