Ternate, Berdikari Online -Badan Penghubung Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) terus melakukan kunjungan silaturahmi ke berbagai provinsi demi membangun semangat solidaritas, persatuan dan kesatuan serta mendorong spirit kerja kolaborasi dalam mendukung tercapainya program pembangunan yamg dijalankan Pemerintah Provinsi NTT. Setelah menyelenggarakan kegiatan di Yogyakarta pada April 2026 lalu, kali ini Badan Penghubung NTT dibawa pimpinan Kepala Badan Florida Taty Setiawati,ST menggelar silaturahmi dengan Diaspora NTT di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu, 20 Mei 2026 yang diinisiasi oleh Forum Pemuda NTT.
Kepala Badan Penghubung NTT, Florida Taty Setiawati, ST dalam sambutannya, mengatakan bahwa Kegiatan Silaturahmi bersama Diaspora NTT di Kota Ternate sebagai bentuk nyata pelaksanaan peran dan fungsi Badan Penghubung NTT dalam membina, melindungi, serta mempererat hubungan kekeluargaan dengan warga Diaspora NTT yang berada di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menurut Taty menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi, persaudaraan, dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT dengan masyarakat Diaspora NTT di Maluku Utara.
“Kegatan ini merupakan implementasi dari semangat Dasa Cita Pemerintah Provinsi NTT, khususnya dalam membangun kerja sama dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Diaspora NTT di berbagai wilayah,” terang Taty.
Lebih lanjut, Taty mengajak seluruh warga Diaspora NTT di Maluku Utara agar bersinergi dengan Pemerintah Probinsi NTT dalam mendukung seluruh program Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Melky Laka Lena dan Jhonny Asadoma dengan semangat kerja kolaborasi. Tokoh perempuan NTT ini juga berharap, seluruh warga Diaspora NTT di Maluku Utara terus memupuk semangat persatuan dan nilai-nilai budaya NTT, serta memperkuat solidaritas warga NTT di perantauan.
“Melalui forum silaturahmi ini, saya ajak kita semua bersama- sama bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam semanghat kerja kolaborasi membangun NTT. Kehadiran kami dalam forum dialog ini menjadi momentum penting untuk mendengar aspirasi, mempererat jejaring sosial, serta meningkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan antar sesama warga NTT di tanah rantau,” tegas Kaban Taty.
Lebih jauh, Kaban Taty mengajak seluruh masyarakat diaspora NTT di Kota Ternate berperan aktif dalam menjaga dan membangun kerukunan hidup bermasyarakat, beragama, dan bernegara. Ditegaskannya, Kota Ternate merupakan kota yang terbuka dan menghargai kemajemukan. Hal tersebut, menurutnya, telah menjadi bagian dari sejarah panjang Ternate sejak abad ke-16, di mana struktur Kesultanan Ternate juga diisi oleh tokoh-tokoh dari luar wilayah Ternate.
Taty mengucapkan limpah terimakasih atas dukungan penuh dari seluruh warga, tokoh-tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah Maluku Utara yang telah hadir dan memberikan pattisipasi terhadap kegiatan silatirahmi ini. Dikatakan Taty, dengan semangat persaudaraan Flobamora. Pemerintah Provinsi NTT melalui Badan Penghubung NTT terus berkomitmen hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh Diaspora NTT di manapun berada.
Sementara itu, Ketua Forum Pemuda NTT (FP NTT) Maluku Utara, David Marthin. Dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Badan Penghubung NTT yang telah hadir secara langsung untuk bertemu dan menyapa masyarakat diaspora NTT di Maluku Utara. David juga menyampaikan komitmen masyarakat diaspora NTT di Maluku Utara untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan NTT melalui kolaborasi dengan Balai Latihan Kerja Provinsi NTT guna membina tenaga-tenaga terampil yang siap kerja dan siap disalurkan. ia berharap Gubernur NTT dapat berkesempatan hadir dan menyapa langsung masyarakat NTT di Maluku Utara. Menanggapi kerinduan masyarakat diaspora NTT tersebut, Kaban Taty langsung be komitmennya untuk meneruskan aspirasi tersebut kepada Gubernur NTT.
Staf Ahli Walikota Ternate Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Bapak Abdulah H.I. Saleh, yang hadir mewakili Walikota Ternate dalam sambutannya mengajak masyarakat diaspora NTT di Kota Ternate untuk terus berperan aktif dalam menjaga dan membangun kerukunan hidup bermasyarakat, beragama, dan bernegara. Ia menegaskan bahwa Kota Ternate merupakan kota yang terbuka dan menghargai kemajemukan. Hal tersebut, menurutnya, telah menjadi bagian dari sejarah panjang Ternate sejak abad ke-16, di mana struktur Kesultanan Ternate juga diisi oleh tokoh-tokoh dari luar wilayah Ternate.
Untuk diketahui, kegiatan silaturahmi yang digawangi oleh Ketua Panitia, Welhemus Adam Kaseh, S.AP., selaku Kepala Sub Bagian Pembinaan Masyarakat dan Kehumasan pada Badan Penghubung NTT ini berlangsung sukses dalam suasana kekeluargaan yang penuh suka cita.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kota Ternate, di antaranya Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ternate serta Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Badan Kesbangpol Kota Ternate. Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan penyerahan cenderamata.
(Amir)


