Menuju Deklarasi PRIMA, Ini Harapan Masyarakat

Geliat partai baru menuju Pemilu 2024 makin menguat. Setelah deklarasi partai Gelora, disusul Masyumi Reborn, dan kemudian partai Ummat baru-baru ini, ada satu partai baru lagi yang akan deklarasi.

Tanggal 1 Juni besok, bertepatan dengan hari Lahirnya Pancasila, Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) akan melakukan deklarasi. 

“Tanggal 1 Juni 2021, pukul 19.00 WIB, akan akan mendeklarasikan diri di hadapan rakyat Indonesia,” kata ketua panitia pelaksana deklarasi PRIMA, Ahmad Herwandi, di Jakarta, Senin (31/5/2021).

Menurut Herwandi, deklarasi PRIMA akan dilangsungkan secara live streaming lewat kanal youtube PRIMA TV

Lalu, menuju deklarasi PRIMA ini, apa saja harapan Rakyat Indonesia?

“Saya harap partai ini (PRIMA) mampu mengaplikasikan Pancasila pada setiap program-programnya. Bangunlah komunitas-komunitas kecil untuk mengaplikasikan Pancasila,” kata Rohaniawan, Romo Yohanes Gani.

Sementara Pdt. Saut H. Sirait mengatakan, kunci tegaknya Pancasila adalah tegaknya keadilan. Menurutnya, di dalam Pancasila ada dua sila yang terkait langsung dengan urusan keadilan, yakni sila ke-2 dan ke-5.

“Saya berharap PRIMA ini bisa membumikan Pancasila,” katanya.

Tokoh muda Nahdlatul ‘Ulama (NU), Khairy Fuadi, berharap partai PRIMA bisa menjadikan diseminasi Pancasila sebagai program kerja utamanya. 

Menurutnya, bangsa Indonesia harusnya berbangga karena hanya sedikit bangsa di dunia yang punya traktat kebersamaan sebagus Pancasila.

Ekonom Faisal Basri berharap PRIMA menjadi pengoreksi terhadap situasi Indonesia yang makin menjauh dari rasa keadilan dan kemakmuran.

“Di tengah situasi yang menjauh dari rasa keadilan, menjauh dari kemakmuran rakyat, saya sungguh berharap partai PRIMA ikut berperan serta mengoreksi perjalanan bangsa ini agar sesuai cita-cita masyarakat adil dan makmur,” kata ekonom Faisal Basri.

Intelektual yang sedang populer sekaligus pengajar di Universitas Indonesia, Rocky Gerung, berharap agar partai PRIMA hadir untuk memperjuangkan keadilan dan kemakmuran rakyat.

Alex, seorang petani di Kolhua, Kupang, Nusa Tenggara Timur, berharap ada partai baru yang bisa mewakili kepentingan rakyat, termasuk petani.

“Kami berharap, partai PRIMA bisa mengusahakan itu,” ujarnya.

Rian Boimau, seorang pelaku UMKM di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, berharap agar PRIMA bisa memperjuangkan kepentingan pelaku UMKM.

“Beta berharap partai PRIMA bisa menjadi perwakilan penggiat UMKM di seluruh Indonesia,” pintanya.

Asgar, seorang pelaku usaha pangkas rambut di Kebagusan, Jakarta Selatan, sangat mengapresiasi tagline PRIMA sebagai “partainya rakyat biasa.”

“Saya harap, PRIMA ini benar-benar jadi partainya rakyat biasa,” katanya.

Asgar berharap, ketika wakill-wakil PRIMA duduk di parlemen dan pemerintahan, mereka bisa menghadirkan kebijakan yang menyentuh kepentingan rakyat kecil yang selama ini terabaikan.

Yani (40 tahun), seorang pekerja di usaha binatu di Kebagusan, juga menaruh harapan pada kehadiran partai PRIMA.

Ibu rumah tangga yang terpaksa bekerja demi menopang penghasilan suaminya ini berharap partai PRIMA fokus pada perluasan kesempatan kerja dan pemenuhan hak-hak dasar rakyat.

“Kita mau semua rakyat bisa bekerja, digampangkan mencari pekerjaan. Jangan cuma dikasih sembako yang nilainya tak seberapa, tapi beri rakyat pekerjaan,” katanya.

Mudiyah (55 tahun), seorang pemulung yang sering menarik gerobak sepanjang pasar Minggu-Pejaten-Kalibata, mengaku gembira kalau ada partai yang benar-benar mau memperjuangkan kepentingan rakyat biasa.

“Saya tidak pernah mencoblos di pemilu. Susah. Suara saya tidak ada harganya,” keluhnya.

Dia berharap, kalau PRIMA menang pemilu, tak ada lagi orang Indonesia yang hidup dan tinggal di jalanan. 

“Saya suka nama partainya, rakyat adil makmur,” ujarnya.

Tentu saja, meski harapan ini hanya disuarakan oleh beberapa orang, tetapi mewakili suara dan harapan banyak rakyat Indonesia.

RINI HARTONO

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid