Ini kesepakatan Petani Teluk Jambe dan Pemkab Karawang

Hari Kamis (10/11/2016), perwakilan petani Teluk Jambe dan sejumlah organisasi sosial berunding dengan Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Karawang di kantor Bupati Karawang.

Dari pihak petani hadir Serikat Tani Nasional (STN), KontraS, LBH Jakarta, YLBHI, Satgas Perlindungan Anak, Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API kartini), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD). Sedangkan dari pihak Pemkab dihadiri langsung oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, dan jajaran Muspida.

“Pertemuan itu membahas jalan keluar penyelesaian konflik agraria antara petani Teluk Jambe Barat dengan PT Pertiwi Lestari. Juga soal pemulangan petani yang sekarang ini masih mengungsi di Jakarta,” kata Ketua Umum STN Ahmad Rifai, Kamis (10/11/2016).

Berikut point penting kesepakatan pertemuan seperti dirangkum oleh STN:

Untuk jangka pendek:

Pertama, mengurus pemulangan petani yang masih mengungsi di Jakarta secepat mungkin, sampai dengan tenggat waktu senin 14 November 2016;

Kedua, menjamin rasa aman petani dan keluarganya setelah kembali ke Karawang;

Ketiga, menghentikan kriminalisasi terhadap petani;

Untuk jangka menengah:

Pertama, Pemkab Karawang akan menyediakan tempat penampungan sementara atau shelter di Islamic Center Gedung Asrama Haji

Kedua, Pemkab Karawang akan menyediakan tempat tinggal sementara yang di Rusunawa Adiarsa Karawang

Ketiga, ada jaminan dari pihak Bupati melalui SK Bupati untuk tempat tinggal sementara petani, termasuk jaminan soal pendidikan dan kesehatan, hingga mendapat tempat tinggal permanen.

Willy Soeharli

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid