Kemhan Rusia: Patogen Buatan AS untuk Senjata Biologis Dapat Menjadi Pandemi Baru

Militer Amerika Serikat (AS) mempelajari patogen yang dapat digunakan sebagai senjata biologi, dan negara tersebut bersiap untuk potensi munculnya pandemi yang baru. Demikian dikemukakan oleh komandan Pertahanan Nuklir, Biologi dan Kimia Rusia, Letnan Jenderal Igor Kirillov sebagaimana dikutip oleh Russia Today (17/08/2023).

Daftar penyakit yangmenarik perhatian para spesialis di AS termasuk antrax, tularemia, dan varian virus korona, kata Kirillov dalam konferensi pers. Patogen-patogen ini didaftar oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) sebagai “priortias utama” pengobatan yang dapat digunakan sebagai “agen-agen bioterorisme”.

“Ada kecenderungan yang jelas: patogen-patogen yang masuk dalam wilayah kepentingan Pentagon seperti Covid-19, flu avian, demam babi (African swine fever), yang kemdian menjadi pandemik ternyata menguntungkan perusahaan-perusahaan farmasi Amerika,” kata Jenderal Kirillov.  

Militer Rusia percaya kemungkinan langkah selanjutnya dari Washington untuk mengendalikan situasi epidemikal dan biologikal global. “Di tahun 2019 AS telah mulai menyiapkan sebuah pandemi baru dengan mencari mutasi virus,” tambah Kirillov.

Rusia telah berulangkali mengangkat masalah aktivitas biologi global yang melibatkan militer AS. Sesaat setelah meletus konflik antara Rusia dan Ukraina, Rusia mengajukan tuduhan adanya pembangunan suatu jaringan laboratorium biologi yang luas dan rahasia oleh Amerika.

Persoalan dugaan adanya pengembangan senjata biologi di Ukraina oleh AS pernah diangkat ke tingkat sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) November 2022 lalu. Dalam pemungutan suara untuk melakukan investigasi atas kasus tersebut hanya Rusia dan China yang mendukung, sementara AS, Inggris dan Prancis menolak. Sementara seluruh anggota DK PBB lainnya menyatakan diri abstain.

Sekitar seminggu yang lalu, hal yang sama dikemukakan oleh bakal calon Presiden AS, Robert Kennedy Jr. dalam wawancara dengan pewarta terkenal yang baru dipecat Vox News, Tucker Carlson. Dalam wawancara tersebut Kennedy Jr. mengatakan AS telah mengalihdayakan sejumlah penelitian senjata biologinya ke penguasa Ukraina setelah kudeta Maidan 2014. Menurutnya, program senjata biologi tersebut dijalankan dengan samaran sebagai studi “ilmu kehidupan”.

(Dom)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid