Di Venezuela, Harga Sebotol Air Mineral Sama Dengan 40 Liter Bensin

Kalau anda bertanya, di negara mana bensin dijual dengan harga paling murah? Jawabannya: Venezuela.

Ya, di negeri berpenduduk 30 juta jiwa itu, sejak tahun 1997 hingga Februari 2016, harga bensin di Venezuela tidak lebih dari 0,02 USD per liter. Lebih murah dari dua negeri teluk penghasil minyak terbesar di dunia, Kuwait dan Arab Saudi.

Di negeri yang dibangun oleh Simon Bolivar itu, harga minuman ringan 20 kali lipat harganya dari bensin. Sebotol air mineral lebih mahal 25 kali lipat dari harga seliter bensin. Secangkir kopi Espresso yang dijual di kedai kopi lokal 30 kali lipat lebih mahal dari harga bensin.

Harga bensin yang terlalu murah itu memicu penyelundupan. Terutama ke perbatasan Kolombia. Di tempat itu harga bensin bisa mencapai 7000 kali dari harga yang berlaku di Venezuela. Laporan investigasi media lokal menyebutkan, ada 80.000 keluarga di timur Kolombia yang bergantug pada bensin selundupan.

Bulan Februari lalu, Presiden Venezuela menaikkan harga bensin dinaikkan. Bensin oktan 91 dijual dengan 1 bolivar atau 0,1 USD, sedangkan bensin oktan 95 dijual dengan 6 bolivar atau 0,6 USD. Ini pun masih terbilang murah di dunia.

Kita bisa ambil perbandingan. Di Venezuela, harga sebotol air minum mineral adalah 40 bolivar. Itu seharga dengan mengisi bensin oktan 91 sebanyak 40 liter pada tangki kendaraan (Sumber: http://www.avn.info.ve/).

Saat ini, hanya 30 persen kendaraan di Venezuela yang menggunakan bensin oktan 95.

Venezuela memang salah satu negara pengekspor minyak terbesar di dunia. Hampir 90 persen penerimaan negara ini bergantung pada harga minyak dunia. Akibatnya, ketika harga minyak dunia jatuh ke bawah 40 USD per barel, penerimaan negara Venezuela turut jeblok dari 3 milyar USD pada Januari 2014 menjadi 77 juta USD pada Januari 2016.

Di Venezuela, harga BBM terbilang sensitif sekaligus politis. Tahun 1989, Venezuela dilanda protes besar yang berujung kerusuhan akibat kenaikan harga BBM. Ratusan orang rakyat Venezuela tewas di tangan aparat keamanan dalam protes tersebut.

Prianindya Samudra

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid