Di Kota Tangerang, Warga Periuk Bikin Kampung Tangguh Jaya untuk Hadapi Pandemi

Warga RW 09, Periuk, Kota Tangerang,  Banten, terus membenahi diri dalam menghadapi Pandemi Covid -19. Warga menyadari bahaya dan dampak dari Covid -19. Selain memaksimalkan pengenaan masker, cuci tangan dan social-distancing, warga juga menggagas program Kampung Tangguh Jaya Siaga Korona (KTJ-Si Gacor).

“Maksud dari Kampung Tangguh Jaya Si Gacor ini adalah agar warga tetap aware terhadap bahaya Covid-19. Tetapi juga tangguh dan tidak perlu takut atau pesimis menghadapi wabah,” ujar Kanit Provost Polsek Jatiuwun, Ipda Suwanjoyo SH, ketika meninjau lokasi KTJ-Si Gacor.

Program ini dibantu oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

“Indikator dari KTJ-Si Gacor yaitu kian sedikit atau malah nol warga yang terkena Covid – 19. Jadi,  penting untuk menjalankan protokol kesehatan dan juga membatasi akses keluar masuk warga,” ujarnya.

Untuk itu, setiap pos pintu masuk dilengkapi dengan alat-alat pengecekan suhu. Juga petugas keamanan yang menekannya pentingnya menaati Protokol Kesehatan.

KTJ-Si Gacor juga perlu menyiapkan lumbung pangan, seperti kolam ikan,  kebun sayur, tanaman obat, yang bisa mendukung warga terdampak Covid.

“Ada juga ruang isolasi mandiri sehingga kalau ada yang terpapar segera bisa diatasi dan dibantu,” lanjut Suwanjoyo, didampingi Bhabinkamtibmas kelurahan Periuk, Brigadir Damhuri dan Bhabinkamtibmas Sangiang,  Aiptu Suwarji.

Sebagaimana kita ketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran memulai program kampung tangguh untuk mencegah meluasnya pandemi COVID-19. Sejak Fadil dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya hingga saat ini, sudah berdiri 1.005 lebih Kampung Tangguh Jaya di tingkat RW di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pada kesempatan lain, ketika meresmikan secara virtual beroperasinya Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona (KTJ – Si Gacor) di seluruh kelurahan Kota Tangerang, Sabtu  (13/2), Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah didampingi oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima dan Komandan Kodim 0506 Tangerang Kolonel Inf Bambang Hery Tugiyono berlokasi di Rupatama Polres Metro Tangerang Kota menyebut penyebaran covid-19 sebagian besar di lingkungan terkecil, seperti keluarga.

“Tingkat penyebaran covid-19 pada lingkungan terkecil, yaitu klaster keluarga, masih menjadi peringkat paling tinggi yakni sebanyak 35 persen. Karena itu, pembentukan KTJ-SI GACOR bisa menjadi garda terdepan penekanan angka Covid-19 di lingkungan warga,” kata Arief.

Edi Adiansyah, mewakili warga dan pengurus RW 09 saat mendampingi  peninjauan lokasi KTJ-Si Gacor, mengakui pentingnya KTJ-Si Gacor. “Tentu ini akan memudahkan warga dalam melewati Pandemi Covid -19.  Sepenuhnya mendukung program KTJ yang juga akan meningkatkan produktivitas warga dalam membangun lumbung pangan,” katanya optimis.

AJ SUSMANA

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid